Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra tampaknya sedang disiapkan Samsung sebagai perangkat pembuka untuk fitur AI terbesar di One UI 9. Menariknya, kemampuan yang disebut-sebut akan menjadi sorotan utama itu belum hadir di jajaran Galaxy yang ada sekarang, termasuk Galaxy S26 Ultra.
Arah itu membuat seri Fold berikutnya terlihat diposisikan bukan sekadar sebagai ponsel lipat premium. Samsung sepertinya ingin menjadikannya sebagai panggung pertama untuk memperlihatkan generasi baru pengalaman Galaxy AI.
Foldable jadi etalase utama AI
Keputusan menempatkan fitur AI baru di lini foldable terasa sejalan dengan karakter perangkat lipat yang punya layar lebih besar. Ruang tampilan yang luas memberi Samsung kesempatan untuk merancang pengalaman AI yang berbeda dari ponsel biasa.
Pendekatan seperti ini juga cocok dengan fungsi seri Fold yang kerap dipakai untuk produktivitas dan multitasking. Dengan area layar yang lebih lega, fitur berbasis AI bisa dibuat lebih relevan untuk pemakaian sehari-hari, bukan hanya sebagai demo teknologi.
One UI 9 mulai menunjukkan arah baru
Sinyal mengenai penguatan AI sebenarnya sudah muncul sebelumnya ketika Samsung membuka program beta One UI 9 untuk seri Galaxy S26. Saat itu, perusahaan beberapa kali menonjolkan pembaruan AI, meski belum mengungkap fungsi detail yang dibawa.
Di saat yang sama, Samsung juga memberi petunjuk bahwa perangkat lipat generasi berikutnya akan langsung menjalankan One UI 9 sejak awal. Kombinasi ini membuat Galaxy Z Fold 8 Series berada dalam posisi strategis untuk lebih dulu memperkenalkan fitur baru ke pasar.
Fitur baru masih disimpan rapat
Informasi yang beredar menyebut Samsung sudah menyiapkan rangkaian fitur AI baru khusus untuk Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra. Namun, bentuk spesifiknya belum dibuka ke publik.
Seorang insider industri yang disebut cukup dikenal ikut memperkuat rumor tersebut. Arah pengembangannya disebut selaras dengan upaya Samsung menghadirkan alat AI yang lebih berguna untuk penggunaan smartphone harian.
Desain Fold 8 yang lebih lebar ikut mendukung
Selain soal software, perubahan bentuk pada Galaxy Z Fold 8 juga menjadi perhatian. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dengan desain yang lebih lebar dan layar utama bergaya tablet berasio 4:3.
Sementara itu, Fold 8 Ultra disebut tetap mempertahankan pendekatan tradisional di lini tersebut. Perbedaan ini membuka kemungkinan Samsung menyiapkan pengalaman AI yang menyesuaikan karakter masing-masing model.
Dengan layar yang lebih lebar, Fold 8 berpeluang menjadi perangkat yang paling pas untuk memamerkan fitur AI yang memanfaatkan area tampilan secara maksimal. Dalam skenario ini, AI tidak lagi sekadar tambahan, tetapi menjadi alat bantu yang terasa langsung manfaatnya.
One UI 9 berbasis Android 17
One UI 9 dibangun di atas Android 17, sehingga perangkat yang menjalankannya juga akan mendapat kemampuan AI baru dari fondasi sistem operasi tersebut. Di atas itu, Samsung menambahkan lapisan AI buatannya sendiri untuk memperkuat pengalaman pengguna.
Kombinasi keduanya berpotensi menjadi salah satu fokus besar Samsung pada siklus produk berikutnya. Hal ini juga menunjukkan bahwa perusahaan melihat pengalaman AI sebagai pendorong penting di bisnis mobile.
Jadwal peluncuran dan penyebaran software
Galaxy Z Fold 8 Series disebut berpeluang meluncur pada pekan pertama Agustus. Jika jadwal itu berjalan sesuai rencana, perangkat ini bisa hadir lebih dulu sebagai etalase awal One UI 9.
Setelah itu, Samsung diperkirakan mulai menggulirkan One UI 9 pada September, atau bahkan lebih awal. Artinya, fitur baru yang tidak eksklusif kemungkinan tetap akan menjangkau perangkat Galaxy lain melalui pembaruan sistem.
Meski begitu, sorotan awal tampaknya tetap akan tertuju pada Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra. Karena menjalankan One UI 9 sejak hari pertama, keduanya berpotensi menjadi perangkat pertama yang memperlihatkan arah baru Galaxy AI.
Source: sammyguru.com






