Samsung tidak membatasi One UI 8.5 hanya untuk Galaxy S25 dan Galaxy S24. Pembaruan ini juga disiapkan untuk lini foldable dan tablet premium, sehingga pengguna perangkat kelas atas di ekosistem Galaxy mendapat giliran yang lebih luas.
Gelombang awal distribusi dimulai di Korea Selatan pada 6 Mei 2026. Setelah itu, Samsung menyebut penyebaran ke wilayah lain akan menyusul dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, selama tidak muncul kendala pada tahap awal.
Daftar perangkat yang kebagian
Selain Galaxy S25 Series dan Galaxy S24 Series, Samsung juga menyiapkan One UI 8.5 untuk Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6. Di kategori tablet, pembaruan ini hadir untuk Galaxy Tab S11 Series dan Galaxy Tab S10 Series.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengutamakan perangkat flagship paling baru. Perusahaan juga membawa pembaruan ke perangkat premium generasi sebelumnya agar pengalaman software di lini atas Galaxy tetap terasa seragam.
Penyempurnaan yang paling terasa di pemakaian harian
Fokus utama One UI 8.5 ada pada pengalaman penggunaan sehari-hari. Samsung mengoptimalkan animasi sistem supaya perpindahan aplikasi, pembukaan menu, dan aktivitas multitasking terasa lebih mulus.
Efisiensi daya juga ikut ditingkatkan dibanding versi sebelumnya. Perangkat diharapkan tetap stabil saat digunakan untuk gaming, editing video, atau menjalankan fitur AI berbasis Galaxy Intelligence.
Perhatian khusus untuk perangkat lipat dan tablet
Samsung memberi sentuhan tambahan pada perangkat lipat dan tablet berlayar besar. One UI 8.5 membawa penyempurnaan multitasking agar penggunaan dalam mode layar lipat terasa lebih nyaman dan fleksibel.
Di sisi lain, pembaruan ini juga menghadirkan opsi personalisasi yang lebih luas. Pengaturan widget, layar kunci, dan panel notifikasi dibuat lebih fleksibel supaya pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing.
Keamanan dan persiapan sebelum rilis final
Selain tampilan dan performa, aspek keamanan juga ikut diperkuat. One UI 8.5 membawa sistem perlindungan data yang lebih ketat untuk menjaga aktivitas pengguna saat memakai aplikasi maupun layanan berbasis cloud.
Sebelum versi final dirilis, Samsung lebih dulu membuka program beta sejak akhir 2025 untuk sejumlah perangkat flagship lawas. Selama beberapa bulan, perusahaan mengumpulkan masukan pengguna untuk memperbaiki bug dan meningkatkan stabilitas sistem.
Kapan hadir di Indonesia
Meski gelombang pertama masih terbatas di Korea Selatan, pengguna Samsung di Indonesia diperkirakan akan menerima update ini dalam waktu dekat. Samsung biasanya menggulirkan pembaruan secara bertahap berdasarkan wilayah dan model perangkat.
Pengguna bisa mengecek ketersediaan update lewat menu Settings > Software Update > Download and Install. Sebelum memasang pembaruan, koneksi internet yang stabil dan baterai yang cukup tetap diperlukan agar proses berjalan lancar.
Source: id.mashable.com