Garansi 8 Tahun Jadi Penahan Kekhawatiran, Baterai Innova Zenix Hybrid Bisa Habiskan Rp 48 Juta

Toyota memberi perlindungan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km untuk seluruh produk Hybrid EV-nya, termasuk Innova Zenix Hybrid. Skema ini menjadi penahan utama bagi calon pemilik yang khawatir dengan biaya komponen elektrifikasi yang dikenal mahal.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan, karena biaya penggantian baterai di luar masa garansi memang tidak kecil. Untuk Kijang Innova Zenix Hybrid, harga spare part baterai assembly disebut berada di kisaran Rp 48 juta.

Public Relations Manager PT Toyota Astra Motor, Philardi Ogi, menegaskan konsumen tidak perlu terlalu cemas terhadap baterai hybrid. Menurut dia, perlindungan garansi yang diberikan pabrikan sudah mencakup komponen tersebut selama periode yang ditetapkan.

Yang perlu dicermati, harga Rp 48 juta itu berlaku untuk baterai dalam bentuk paket penuh. Toyota tidak menjual baterai Innova Zenix Hybrid per modul, sehingga angka tersebut menjadi acuan untuk satu unit baterai assembly secara keseluruhan.

Di sisi lain, penggantian total tidak selalu menjadi langkah pertama ketika ada masalah. Toyota menyebut penanganan akan mengikuti hasil pemeriksaan teknis di bengkel resmi, termasuk diagnosis, penanganan, dan perkiraan waktu pengerjaan sesuai tingkat kerusakan.

Pendekatan itu penting karena baterai memegang peran besar dalam sistem hybrid. Pada Innova Zenix Hybrid, baterai menyimpan energi untuk mendukung motor listrik dan membantu efisiensi bahan bakar.

Teknologi hybrid pada model ini mengandalkan kerja sama mesin bensin dan motor listrik. Karena itu, kondisi baterai sangat berpengaruh terhadap cara kerja sistem secara keseluruhan.

Bagi calon konsumen, informasi soal harga baterai dan garansi panjang ini sama-sama relevan. Di satu sisi, biaya penggantian setelah garansi berakhir tergolong besar, tetapi di sisi lain pabrikan sudah menyiapkan perlindungan selama 8 tahun atau 160.000 km.

Hal tersebut membuat pemilik tetap memiliki ruang aman jika muncul masalah selama masa perlindungan. Jika kendaraan mengalami kendala, bengkel resmi tetap menjadi tempat utama untuk memastikan apakah baterai perlu diganti seluruhnya atau masih bisa ditangani lewat hasil diagnosis teknis.

Source: otomotif.kompas.com

Berita Terkait