Garmin Connect Makin Mirip Jejaring Sosial, Fitur Ikuti Teman Tak Lagi Perlu Persetujuan

Author: Redaksi Android62

Garmin Connect tampaknya sedang disiapkan untuk menjadi ruang yang jauh lebih aktif bagi pengguna jam Garmin. Arah pembaruannya tidak hanya menambah fitur sosial, tetapi juga memperluas kontrol privasi dan membuat pemantauan latihan terasa lebih terstruktur.

Perubahan paling mencolok ada pada cara pengguna berinteraksi satu sama lain. Selama ini, koneksi antar akun masih bergantung pada permintaan pertemanan yang harus disetujui lebih dulu, tetapi ke depan Garmin Connect disebut akan memungkinkan pengguna mengikuti akun lain secara sepihak.

Jika dua akun kemudian saling mengikuti, hubungan itu tetap dihitung sebagai pertemanan seperti biasa. Pola ini membuat Garmin Connect bergerak lebih dekat ke model jejaring sosial, dengan interaksi yang tidak selalu harus menunggu persetujuan dari kedua pihak.

Berbagi aktivitas dibuat lebih mudah

Fitur sosial baru itu juga dikabarkan terhubung dengan LiveTrack dan GroupTrack. Integrasi ini ditujukan agar pengguna lebih mudah membagikan lokasi langsung kepada teman saat berlari atau bersepeda.

Bagi mereka yang sering berlatih di luar ruangan, fungsi tersebut jelas terasa relevan. Berbagi lokasi secara real-time dapat membantu pemantauan aktivitas bersama, terutama saat latihan kelompok atau perjalanan jarak jauh.

Akses data ikut lebih fleksibel

Di luar sisi sosial, Garmin Connect juga disebut akan mendapat fitur bernama Authorized Viewer. Lewat fitur ini, pengguna Garmin Connect lain dapat memperoleh akses baca penuh terhadap data yang sudah dikumpulkan.

Akses seperti itu bisa berguna untuk membandingkan data dengan teman. Fitur ini juga bisa memberi pelatih kebugaran kesempatan meninjau performa pengguna secara lebih leluasa.

Pada saat yang sama, Garmin disebut menyiapkan pengaturan privasi yang lebih rinci. Tujuannya adalah memberi pengguna kontrol yang lebih jelas atas siapa yang dapat melihat data tertentu, terutama ketika fitur berbagi semakin banyak.

Laporan tersebut juga menyebut akun anak-anak hanya akan mendapat akses yang sangat terbatas ke fitur sosial. Pembatasan ini menunjukkan bahwa perlindungan pengguna yang lebih muda tetap menjadi perhatian dalam pembaruan tersebut.

Rencana latihan dibuat lebih rapi

Pembaruan lain menyentuh sisi latihan, dengan struktur program yang dikabarkan akan dibuat lebih mudah dipahami. Rencana latihan itu akan dibagi ke dalam tiga level kemampuan, yaitu Beginner, Challenger, dan Achiever.

Pembagian ini dirancang agar pengguna bisa memilih program yang lebih sesuai dengan kapasitas masing-masing. Pengguna baru dapat memulai dari jalur yang lebih realistis, sementara pengguna yang lebih berpengalaman bisa menyesuaikan target latihan dengan kebutuhan performa mereka.

Garmin juga disebut akan memberi opsi untuk mengatur tingkat kesulitan dari berbagai rencana latihan. Selain itu, pengguna dapat menentukan sasaran yang ingin diperhitungkan dalam program tersebut.

Nutrisi juga ikut disentuh

Selain latihan dan sosial, Garmin disebut ingin meningkatkan alur kerja pelacakan nutrisi di Garmin Connect. Meski detail teknisnya belum dijelaskan, arah pembaruan ini mengarah pada pencatatan asupan yang lebih sederhana bagi pengguna.

Langkah itu relevan karena kebugaran tidak hanya ditentukan oleh aktivitas fisik. Nutrisi juga menjadi bagian penting dari ekosistem kesehatan, sehingga integrasi yang lebih praktis dapat menambah nilai aplikasi dalam penggunaan harian.

Sejauh ini, belum ada kejelasan apakah sebagian fitur baru itu akan memerlukan langganan Garmin Connect+. Ketidakpastian tersebut membuat pengguna masih menunggu rincian resmi soal model akses dan ketersediaannya.

Meski begitu, rangkaian fitur yang beredar menunjukkan Garmin Connect sedang diarahkan menjadi aplikasi yang lebih sosial, lebih personal, dan lebih terkontrol. Jika benar hadir, perubahan ini akan membuat peran aplikasi pendamping Garmin semakin besar dalam komunitas, latihan, dan pengelolaan data kebugaran.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru