Hasil undian Piala AFF U19 menempatkan Indonesia di jalur yang relatif lebih bersahabat. Garuda Nusantara masuk Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar, sehingga terhindar dari Thailand dan Australia pada fase awal.
Komposisi itu langsung membuat posisi Indonesia terlihat cukup menguntungkan di atas kertas. Sebagai tuan rumah, Indonesia mendapat hasil undian yang membuat persaingan di grup tidak seberat dua grup lainnya, meski tantangan tetap menanti sejak pertandingan pertama.
Vietnam menjadi lawan yang paling menonjol di grup tersebut. Tim itu dipandang sebagai ujian utama bagi Indonesia karena dapat menjadi penentu arah persaingan di Grup A, sementara Timor Leste dan Myanmar melengkapi daftar lawan yang harus dihadapi Garuda Nusantara.
Turnamen ini akan berlangsung pada 1-14 Juni 2026 dengan format tiga grup yang diisi 11 tim. Sebelum pembagian grup dilakukan, seluruh peserta terlebih dahulu ditempatkan ke dalam empat pot.
Indonesia, Thailand, dan Australia berada di pot pertama. Malaysia, Vietnam, dan Kamboja mengisi pot kedua, sedangkan pot ketiga ditempati Singapura, Timor Leste, dan Filipina.
Pot keempat hanya berisi Myanmar dan Brunei Darussalam. Dari susunan itu, undian kemudian membentuk peta persaingan yang berbeda di tiap grup.
Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Grup ini langsung mempertemukan tim-tim dengan tradisi kuat di level usia muda, sehingga persaingannya diperkirakan berjalan ketat sejak awal.
Grup C diisi Australia, Kamboja, dan Filipina. Dengan hanya tiga tim, setiap laga di grup tersebut akan memiliki bobot yang besar karena tidak banyak pertandingan untuk menentukan nasib tim-tim di dalamnya.
Bagi Indonesia, hasil undian membuka peluang untuk bersaing merebut posisi terbaik. Namun, status tuan rumah juga membawa beban ekspektasi yang lebih besar karena hasil di fase grup akan sangat penting untuk modal menuju babak berikutnya.
Keuntungan undian tetap tidak boleh membuat Garuda Nusantara lengah. Dengan lawan yang dinilai lebih ringan dibandingkan grup lain, konsistensi permainan dan kesiapan mental sejak awal tetap menjadi syarat utama agar Indonesia mampu memaksimalkan jalan yang sudah terlihat lebih terbuka.
Source: www.medcom.id






