Geely akan membawa salah satu sorotan terbesar ke Beijing Auto Show lewat teknologi hybrid yang diklaim sangat efisien. Pada pengujian internal, Geely i-HEV – Next Generation AI Hybrid disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 km atau setara 45 km/liter.
Teknologi itu dipadukan dengan motor berdaya tinggi hingga 230 kW atau 308 hp. Selain efisiensi, Geely juga menempatkan aspek keselamatan lewat sistem ADAS terbaru berbasis AI yang diklaim sudah diuji dalam kondisi berkendara nyata sejauh 10 miliar kilometer.
Fokus pada efisiensi dan bantuan berkendara berbasis AI
Langkah Geely memperlihatkan bahwa pameran kali ini bukan sekadar ajang unjuk desain. Perusahaan ingin menunjukkan kombinasi antara efisiensi, kecerdasan sistem, dan kenyamanan berkendara sebagai arah pengembangan produknya ke depan.
Teknologi hybrid generasi baru itu dirancang berbasis AI agar pengalaman berkendara terasa mirip mobil listrik. Dengan pengelolaan energi yang lebih pintar, Geely mencoba menghadirkan kendaraan yang tetap hemat bahan bakar tanpa mengorbankan karakter berkendara.
Di sisi lain, sistem ADAS terbaru juga menjadi bagian penting dari presentasi mereka. Klaim pengujian dalam jarak tempuh yang sangat panjang menunjukkan bahwa Geely ingin menegaskan keseriusan pada aspek keselamatan dan pengembangan teknologi bantuan pengemudi.
Deretan model baru dari banyak merek
Selain teknologi hybrid, Geely juga menyiapkan banyak model baru dari berbagai merek di bawah naungannya. Salah satu yang paling disorot adalah All New Geely Galaxy Concept 2026, sebuah SUV konsep yang diposisikan sebagai gambaran mobilitas masa depan.
Dari lini Zeekr, Geely akan menampilkan All New Zeekr 009. MPV ini disebut menonjolkan sisi aman dan menyenangkan untuk digunakan, sehingga memperkuat kehadiran Geely di segmen kendaraan keluarga dan premium.
Lynk & Co juga ikut membawa model 10 EV serta sebuah mobil konsep baru yang akan menjalani world premiere. Mobil konsep tersebut disebut membawa teknologi anyar yang berada di garis terdepan, meski detail teknisnya belum dijelaskan lebih jauh.
Robotaxi dan lini premium ikut dipamerkan
Geely tidak hanya menaruh perhatian pada mobil penumpang biasa. Perusahaan juga akan memperkenalkan Geely Robotaxi terbaru yang dirancang tanpa pengemudi dan ditujukan untuk memberi kenyamanan bagi penumpang.
Kehadiran robotaxi itu memperlihatkan arah pengembangan Geely di luar pasar kendaraan konvensional. Ini sekaligus menjadi sinyal bahwa grup otomotif asal Hangzhou tersebut ingin memperluas peran teknologi otonom dalam portofolio produknya.
Partisipasi di ajang ini juga melibatkan sejumlah merek lain dalam kelompok Geely. Daftarnya mencakup Zeekr, Lynk & Co, Lotus, London EV Company, Radar Auto, Proton, Smart, Farizon, serta Geely Auto sendiri.
Merek-merek lain membawa model spesial
Lotus akan hadir dengan Lotus For Me/Eletre X Special Edition. Sementara itu, Smart menyiapkan Smart#6 dan Smart #2 Concept untuk dipamerkan kepada pengunjung.
Volvo Cars juga dikabarkan akan membawa model 99th Anniversary Retrospect. Kehadiran beragam merek ini membuat tampilan Geely Group di Beijing Auto Show terasa lebih lengkap, dari kendaraan listrik, konsep, hingga model spesial.
Kehadiran merek-merek premium seperti Aston Martin dan Mercedes-Benz melalui Daimler di bawah kepemilikan saham Geely turut memperkuat citranya sebagai pemain global. Dengan jangkauan yang luas, Geely tampak ingin menunjukkan kapasitasnya di berbagai segmen kendaraan.
Ambisi besar di pasar domestik
Momentum pameran ini datang saat penjualan peritel Geely di China disebut mencapai 210 ribu unit pada Januari. Hasil tersebut membuat Geely disebut sebagai merek mobil terlaris di China pada periode itu.
Kinerja itu sejalan dengan ambisi Geely untuk menjadi merek mobil terlaris di pasar domestik China pada 2026. Target tersebut didukung pertumbuhan yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025, penjualan Geely di seluruh dunia dilaporkan mencapai 3.024.567 unit. Angka itu naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya bertumpu pada pasar China.
Di pasar domestik, Geely juga disebut unggul atas beberapa pesaing besar. FAW-Volkswagen berada di posisi kedua dengan 132 ribu unit, BYD 94 ribu unit, dan Chery tercatat di posisi keenam dengan 78 ribu unit.
Dengan kombinasi SUV konsep, MPV premium, robotaxi otonom, dan hybrid efisien, Geely tampak ingin menjadikan Beijing Auto Show sebagai ajang pembuktian arah baru perusahaan. Panggung itu menjadi kesempatan bagi Geely untuk menampilkan kekuatan teknologi sekaligus mempertegas ambisi di China dan pasar global.
Source: www.oto.com