Geely Coolray Bawa Turbo 174 PS ke SUV Rp 200 Jutaan, Bukan untuk Kejar Volume

Author: Redaksi Android62

Geely Coolray akan memasuki pasar SUV B Indonesia dengan mesin 1.5 L turbocharged bertenaga 174 PS dan torsi 290 Nm. Meski membawa performa serta fitur keselamatan aktif yang lengkap, Geely tidak menempatkan model ini sebagai pengejar volume penjualan besar.

SUV ini diperkirakan berada di kisaran harga Rp 200 jutaan dan dijadwalkan meluncur pada GIIAS 2026. Kehadirannya menjadi langkah penting karena Coolray merupakan model nonlistrik pertama Geely di Indonesia.

Performa menjadi modal awal

Geely membawa varian tertinggi atau flagship dari dua varian Coolray yang tersedia untuk pasar Indonesia. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi otomatis 7-percepatan ke roda depan, dengan kecepatan maksimum yang diklaim mencapai 200 km/jam.

Spesifikasi Detail Geely Coolray
Dimensi 4.380 × 1.795 × 1.608 mm
Jarak sumbu roda 2.600 mm
Mesin 1.5 L turbocharged
Tenaga dan torsi 174 PS dan 290 Nm
Transmisi dan penggerak Otomatis 7-percepatan, roda depan
Kecepatan maksimum Diklaim 200 km/jam

Tampilan flagship tersebut mengedepankan kesan sporty melalui kombinasi warna, spoiler dengan tulisan “S”, kaliper rem merah, serta jok semi-bucket. Detail ini melengkapi posisi Coolray sebagai SUV perkotaan yang ditujukan untuk kelas SUV B-Segment.

Di dalam kabin, tersedia kluster instrumen berukuran 8,8 inci dan layar sentuh hiburan 14,6 inci. Mobil ini juga membawa sistem nirkunci pintar, Apple CarPlay, Android Auto, serta pengisian daya nirkabel.

Paket keselamatan aktif

Geely Coolray dilengkapi paket ADAS yang mencakup cruise control, automatic emergency braking, lane departure warning, dan forward collision warning. Fitur pendukung lain meliputi lane keeping assist, intelligent high beam control, traffic sign recognition, serta speed limit.

Sistem bantuan berkendara tersebut juga mencakup traffic jam assist dan integrated cruise assist. Kelengkapan ini menjadi salah satu perangkat yang disiapkan Geely untuk bersaing di kelas yang telah dihuni banyak pilihan.

Bukan semata soal target penjualan

Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyatakan perusahaan tidak memasang ambisi tinggi terhadap angka penjualan Coolray pada tahap awal. Fokusnya adalah membuka penetrasi pasar sekaligus memperkenalkan teknologi Geely kepada konsumen Indonesia.

“Jujur kami tidak terlalu ambisius dengan angka yang ingin dicapai Coolray. Tapi kami ingin penetrasi pasar dan ingin mengenalkan lagi teknologi Geely,” kata Constantinus di Mandalika, Lombok.

Langkah ini ditempuh saat segmen SUV B bensin telah lama dikuasai model dari merek Jepang, termasuk Toyota, Daihatsu, dan Suzuki. Geely mengakui posisinya masih relatif baru dibandingkan merek Jepang maupun Korea yang lebih dahulu dikenal di Indonesia.

Menurut Constantinus, karakter SUV B-Segment tetap diminati karena menawarkan posisi duduk yang lebih tinggi dan lebih commanding. Ground clearance yang lebih tinggi juga menjadi alasan kelas kendaraan ini mempunyai pasar tersendiri.

Menjaga ruang bagi mesin pembakaran

Coolray tidak hanya menambah pilihan produk Geely, tetapi juga memperkenalkan kembali opsi mesin nonlistrik di tengah pasar yang memiliki banyak alternatif. Perusahaan menilai pengembangan teknologi mesin pembakaran dalam atau ICE masih memiliki ruang yang luas.

Geely turut menyinggung teknologi mesin methanol yang dapat dikombinasikan sebagai salah satu arah pengembangan. Peluncuran Coolray pada GIIAS 2026 akan menjadi ujian bagi pendekatan teknologi, mesin turbo, dan fitur keselamatannya di pasar SUV B-Segment.

Berita Terbaru