Geely Galaxy Cruiser 700 langsung menarik perhatian setelah foto resminya diperlihatkan ke publik. SUV off-road plug-in hybrid ini disebut membawa tenaga puncak hingga 1.113 hp, angka yang menempatkannya di level sangat agresif untuk kendaraan petualang.
Model ini juga menandai peralihan penting dari mobil konsep ke versi produksi massal. Geely sudah menyiapkan Galaxy Cruiser 700, yang juga dikenal sebagai Zhanjian 700, untuk meluncur di pasar domestik Tiongkok tahun ini.
Desain boxy dengan karakter SUV petualang
Dari sisi tampilan, Galaxy Cruiser 700 mengusung bentuk boxy yang tegas. Bahasa desain ini memperlihatkan arah Geely untuk masuk lebih jauh ke segmen SUV off-road dengan karakter fungsional dan berwibawa.
Bagian depan memakai lampu utama persegi dan bumper besar, sementara overfender lebar memberi kesan lebih kekar. Pilar berwarna gelap dan kap mesin berdesain tegas dengan saluran udara tipis ikut menguatkan identitas SUV petualang pada mobil ini.
Di sisi samping, Geely tetap memakai handle pintu konvensional. Roof rack juga dipasang untuk mendukung kesan kendaraan yang siap dipakai bepergian jauh dan membawa perlengkapan luar ruang.
Pada bagian belakang, pintu bagasi model swing-out dipadukan dengan ban serep di buritan. Lampu kombinasi vertikal dengan tiga elemen berbentuk kotak menjadi detail visual paling mudah dikenali dari area belakangnya.
Dari sudut pandang belakang, tampilannya mengingatkan pada sejumlah SUV petualang populer. Kesan itu disebut serupa dengan model seperti Land Rover Defender, Jetour T2, hingga Jetour G700.
Berangkat dari konsep yang sudah lebih dulu tampil
Galaxy Cruiser 700 merupakan versi produksi massal dari mobil konsep Galaxy Cruiser. Konsep tersebut pertama kali diperkenalkan pada Shanghai Auto Show 2025.
Pada 22 Juni, Geely Design merilis foto resmi Galaxy Cruiser 700 dengan balutan warna hijau. Langkah ini memperlihatkan bentuk yang semakin dekat dengan model yang akan masuk ke pasar.
Teknologi penggerak dan penunjang yang disiapkan
Di balik bodinya yang mengotak, Geely menyiapkan sistem plug-in hybrid dengan mesin bensin dan tiga motor listrik. Konfigurasi ini menjadi dasar dari performa besar yang diusung SUV off-road tersebut.
Tenaga gabungan yang disebut mencapai 1.113 hp membuat Galaxy Cruiser 700 berada pada level yang sangat tinggi di kelasnya. Bobot kosong mobil ini diperkirakan berada di kisaran 2.880 kg.
Geely juga menempatkan dua motor listrik di gardan belakang. Keduanya dihubungkan melalui mekanisme pengunci berbasis fluid-coupled yang berada di antara poros penggerak.
Susunan itu menunjukkan bahwa fokus mobil ini bukan hanya pada angka tenaga, tetapi juga pada pembagian daya yang relevan untuk penggunaan off-road. Dengan struktur tersebut, Geely mencoba menjaga kemampuan melintasi medan yang berubah-ubah tetap terkontrol.
Siap dengan sensor modern dan sistem kendali dinamis
Galaxy Cruiser 700 tidak hanya mengandalkan performa dan desain tangguh. SUV ini juga dipasangi sensor LiDAR di atap serta radar gelombang milimeter atau mm-wave radar pada bumper depan.
Kehadiran perangkat itu menegaskan bahwa Geely membawa pendekatan teknologi modern ke dalam SUV petualang ini. Mobil tersebut tidak sekadar tampil klasik dan kokoh, tetapi juga dipersenjatai sensor yang lebih maju.
Di bagian belakang, Geely memakai suspensi independen untuk menunjang kenyamanan sekaligus kemampuan mobil saat menghadapi beragam kondisi jalan. Selain itu, SUV ini akan dibekali sistem kendali dinamis hasil pengembangan internal.
Sistem tersebut diklaim mampu melewati uji manuver moose test pada kecepatan 80 km/jam. Klaim ini memperlihatkan bahwa Geely memberi perhatian besar pada stabilitas, terutama karena Galaxy Cruiser 700 membawa bobot besar dan tenaga tinggi.
Dengan kombinasi bentuk boxy, sistem plug-in hybrid tiga motor, sensor LiDAR, dan perangkat pengendalian khusus, Galaxy Cruiser 700 menjadi salah satu model Geely yang paling ambisius. Peluncurannya di Tiongkok tahun ini akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana SUV off-road elektrifikasi ini diterima pasar massal.
