Geely Perluas Layanan 3S di BSD dan Pos Pengumben, Konsumen Jabodetabek Makin Dekat Servis

Dua diler baru Geely di BSD dan Pos Pengumben menjadi langkah nyata merek asal Tiongkok itu untuk memperkuat layanan di Jabodetabek. Kehadiran keduanya bukan sekadar menambah titik penjualan, tetapi juga memperpendek jarak antara konsumen dengan layanan sales, service, dan spare part.

Pola ekspansi itu memperlihatkan cara Geely membaca pasar Jakarta dan sekitarnya yang masih dianggap sangat penting. Di wilayah dengan konsentrasi konsumen besar, kemudahan akses servis dan ketersediaan suku cadang kerap ikut menentukan minat beli, terutama saat kendaraan elektrifikasi makin dilirik.

BSD dan Pos Pengumben punya peran berbeda

Geely DPM BSD berdiri di kawasan Pagedangan, Tangerang, di atas lahan seluas 2.802 meter persegi. Fasilitas ini dirancang dengan showroom modern yang menonjolkan kenyamanan dan nuansa premium bagi pelanggan.

Untuk layanan purnajual, diler BSD dibekali tiga service bay dan dua washing bay. Fasilitas tersebut juga didukung peralatan berstandar internasional agar kualitas layanan aftersales tetap terjaga.

Berbeda dengan BSD, Geely DPM Pos Pengumben lebih menekankan kemudahan akses bagi konsumen di Jakarta Barat dan sekitarnya. Workshop di lokasi ini memiliki dua service bay dan satu washing bay, sehingga fungsinya lebih diarahkan pada efisiensi layanan di kawasan padat.

Layanan purnajual jadi fokus utama

Kehadiran dua diler ini menunjukkan bahwa Geely tidak hanya mengejar perluasan alamat penjualan. Format 3S, yang mencakup sales, service, dan spare part, diposisikan sebagai fondasi untuk membangun kepercayaan konsumen sejak pembelian hingga penggunaan kendaraan.

Dalam pasar otomotif, jaringan layanan sering menjadi pertimbangan penting sebelum orang memutuskan membeli mobil. Karena itu, pembukaan diler di Jabodetabek juga bisa dibaca sebagai upaya Geely memberi rasa aman yang lebih besar lewat akses servis yang lebih dekat.

Direktur PT Dwi Putra Motor, Supranoto, menilai kehadiran dua diler DPM sebagai langkah strategis untuk membawa layanan Geely lebih dekat ke konsumen di Jakarta dan sekitarnya. Ia juga menekankan bahwa pengalaman serta kredibilitas DPM diharapkan dapat menjaga layanan tetap profesional, responsif, dan sesuai standar global Geely.

Jabodetabek tetap jadi prioritas

Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menegaskan bahwa Jabodetabek masih menjadi fokus ekspansi perusahaan. Penekanan itu sejalan dengan meningkatnya minat terhadap kendaraan elektrifikasi yang kini ikut mendorong pasar.

Di saat yang sama, Geely juga menyiapkan target yang lebih besar di Indonesia. Perusahaan membidik 80 diler pada tahun ini, dengan rencana perluasan jaringan dari Pulau Jawa hingga luar Jawa.

Ekspansi jaringan tersebut berjalan beriringan dengan rencana penambahan lini produk. Geely menyiapkan model bermesin pembakaran internal atau ICE serta SUV 7-seater untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang lebih beragam.

Dengan kombinasi jaringan layanan yang lebih dekat dan rencana produk yang lebih luas, Geely menunjukkan strategi bertahap di pasar Indonesia. Jabodetabek menjadi titik awal penguatan, sementara dua diler baru ini menjadi bagian dari upaya membangun pijakan yang lebih kuat di pasar utama.

Source: otomotif.kompas.com
Berita Terkait