Di perairan selatan Jawa Tengah, BMKG menilai potensi gelombang tinggi menjadi perhatian utama pada 20 Mei 2026. Wilayah laut ini dipantau lebih ketat karena peningkatan kecepatan angin dapat memengaruhi keselamatan nelayan tradisional maupun kapal komersial yang melintas.
Prakiraan maritim berlaku mulai 20 Mei 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23 Mei 2026 pukul 00.00 WIB. Dalam periode tersebut, gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah diperkirakan berada pada kategori sedang hingga tinggi.
Pola angin dan kondisi laut
Selain gelombang, pola angin di wilayah ini juga menjadi sorotan. BMKG menyebut angin umumnya bergerak dari arah timur laut ke tenggara dengan kecepatan yang berubah-ubah.
Pada waktu tertentu, perairan selatan Jawa Tengah juga berpotensi mengalami hujan ringan. Kondisi ini membuat aktivitas pelayaran dan penyeberangan perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan cuaca terbaru.
BMKG meminta aktivitas maritim terus memantau pembaruan dari stasiun meteorologi terdekat sebelum berangkat melaut. Langkah ini dinilai penting agar nelayan dan pelaku pelayaran tidak bertolak saat kondisi laut sedang kurang bersahabat.
Dampak di wilayah daratan
Di sisi daratan, BMKG mencatat kelembapan udara yang tinggi di sejumlah titik di Jawa Tengah. Kondisi tersebut membuat perubahan cuaca mendadak perlu diwaspadai, terutama saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
Kota-kota besar di Jawa Tengah diperkirakan didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Suhu udara di dataran rendah berada pada kisaran 24 derajat hingga 33 derajat Celsius, sementara udara terasa lebih hangat dan lembap menjelang sore.
Di beberapa daerah dataran tinggi dan pesisir, awan konvektif masih terpantau bergerak. Situasi ini menunjukkan bahwa perubahan cuaca lokal masih berpotensi muncul dalam waktu singkat, terutama pada siang hingga sore hari.
Perhatian untuk pegunungan dan jalur selatan
BMKG juga mengingatkan warga di daerah rawan longsor dan banjir untuk tetap siaga. Di pegunungan tengah, peningkatan curah hujan sesaat yang disertai angin kencang masih mungkin terjadi.
Di jalur selatan Jawa Tengah, kelembapan yang sangat tinggi pada beberapa titik pengamatan dapat memicu kabut tipis pada dini hari. Pengendara diminta berhati-hati karena jarak pandang bisa menurun saat kondisi seperti itu muncul.
Pola cuaca serupa juga terlihat di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Data pengamatan terdekat menunjukkan kelembapan udara sangat tinggi di beberapa titik, sehingga situasi atmosfer di kawasan ini tergolong labil.
Kondisi di perbatasan dengan DIY
Untuk wilayah Kulon Progo yang berbatasan langsung dengan pesisir selatan Jawa Tengah, cuaca pada Rabu, 20 Mei 2026 diperkirakan hujan ringan. Suhu udara di sana diproyeksikan berada pada kisaran 24 hingga 25 derajat Celsius dengan kelembapan 97 hingga 99 persen.
BMKG meminta masyarakat memanfaatkan kanal digital resminya untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik hingga tingkat kecamatan. Pembaruan data radar cuaca dilakukan setiap beberapa jam agar informasi tetap akurat.
Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga telah menerima salinan prakiraan ini. Langkah mitigasi dini disiapkan untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk di sepanjang pesisir selatan.
Source: www.babelinsight.id






