Google mulai membuka akses Gemini Omni Flash ke lebih banyak pengguna, termasuk pelanggan paket Google AI Plus, Pro, dan Ultra secara global. Model ini juga digulirkan ke aplikasi Gemini dan Google Flow, sementara pengguna YouTube Shorts dan YouTube Create turut mendapat akses gratis.
Kehadiran model baru ini menandai dorongan Google yang semakin kuat ke arah video generatif. Bukan hanya teks yang bisa menjadi bahan awal, karena Gemini Omni dirancang untuk menerima gambar, audio, video, dan teks sebagai masukan untuk menghasilkan video berkualitas tinggi.
Google menyebut video yang dihasilkan Gemini Omni berpijak pada pengetahuan dunia nyata milik Gemini. Setelah video jadi, hasilnya bisa diedit lewat percakapan, sehingga proses penyuntingan terasa lebih fleksibel dan tidak mengharuskan pengguna memulai ulang dari awal.
Model pertama di keluarga ini adalah Gemini Omni Flash. Google mengatakan model tersebut memungkinkan perubahan pada elemen tertentu dari video, atau bahkan seluruh isi video, lalu penyempurnaan dilakukan berulang kali tanpa kehilangan konteks adegan asli.
Untuk mendukung hasil yang lebih meyakinkan, Google juga menanamkan pemahaman yang ditingkatkan terhadap gaya, energi kinetik, dan dinamika fluida. Klaim ini diarahkan untuk membantu pembuatan adegan yang lebih realistis, terutama pada gerakan fisik yang sulit ditangkap dengan baik oleh sistem generatif.
Di sisi lain, Google juga memperkenalkan Gemini 3.5 Flash sebagai model pertama dari keluarga 3.5 yang dipublikasikan. Model ini hadir sebagai model default dan diposisikan sebagai fondasi utama pengalaman AI harian di layanan konsumen Google.
Google menyebut Gemini 3.5 Flash punya tingkat kecerdasan yang menyaingi model flagship besar di banyak aspek, tetapi tetap mempertahankan kecepatan khas seri Flash. Perusahaan juga menempatkannya sebagai model terkuat untuk tugas agentic dan coding.
Dalam klaim Google, performa Gemini 3.5 Flash melampaui Gemini 3.1 Pro pada benchmark yang menantang di bidang coding dan kemampuan agentic. Model ini juga disebut unggul dalam pemahaman multimodal, yang penting karena AI kini makin sering diminta mengolah teks, gambar, audio, dan format lain secara bersamaan.
Ketersediaannya di aplikasi Gemini membuat pengguna umum bisa langsung menjangkau model terbaru Google. Integrasi ke AI Mode di Google Search juga menunjukkan bahwa pembaruan ini ikut memengaruhi cara pencarian memberikan bantuan berbasis AI.
Peluncuran dua model ini memperlihatkan arah pengembangan Google yang berjalan bersamaan. Di satu sisi, model inti diperkuat untuk pencarian, coding, dan tugas agentic, sementara di sisi lain kemampuan generatif diarahkan ke video yang lebih fleksibel, lebih mudah diedit, dan lebih dekat ke kebutuhan kreator sehari-hari.
Google juga menyiapkan identifikasi untuk hasil video yang dibuat lewat Omni. Seluruh video yang dihasilkan akan menyertakan watermark digital SynthID, sejalan dengan dorongan platform besar yang makin aktif mendorong pembuatan media sintetis berbasis AI.
Selain itu, pengguna dapat memakai suara mereka sendiri dan Avatars, yaitu versi digital dari diri pengguna. Fitur ini memberi ruang untuk pembuatan konten yang lebih personal tanpa harus selalu melakukan pengambilan ulang secara manual.
Source: www.gsmarena.com






