Getaran M 5,4 Dari Teluk Tomini Bikin Warga Gorontalo Terkejut, Seperti Dilempar

Guncangan gempa di Teluk Tomini membuat warga di sejumlah wilayah Gorontalo terkejut pada Jumat pagi. Sejumlah orang merasakan getaran cukup kuat, sementara hasil pemantauan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Di Gorontalo, momen itu terasa mendadak saat warga masih bersiap menyambut pagi. Indra, warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, menggambarkan guncangan tersebut terasa “seperti dilempar” meski hanya berlangsung sekali.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, menyampaikan gempa memiliki magnitudo mutakhir M5,4. Pusat gempa berada di laut, tepatnya di Teluk Tomini, pada koordinat 0,15 derajat lintang selatan dan 123,13 derajat bujur timur.

Lokasi episenter itu tercatat sekitar 72 kilometer arah timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah. Kedalamannya mencapai 99 kilometer, sehingga gempa ini masuk kategori gempa menengah.

Andri menjelaskan, gempa dipicu deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan naik atau thrust fault.

Getaran gempa tidak hanya dirasakan di Gorontalo. Luwuk dan Bone Bolango merasakan intensitas III-IV MMI, sedangkan Gorontalo tercatat pada skala III MMI.

Di wilayah Pohuwatu, Boalemo, dan Gorontalo Utara, guncangan dirasakan dengan skala II-III MMI. Sementara itu, di Taliabu, getaran tercatat pada skala II MMI.

Meski sempat memicu kepanikan, BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 07.50 Wita, pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya gempa susulan.

Andri mengimbau warga untuk tetap tenang setelah gempa terjadi. Ia meminta masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi agar tidak terpengaruh kabar yang belum jelas sumbernya.

Source: regional.kompas.com

Berita Terkait