Giulia Quadrifoglio Disulap Jadi Alfa Romeo 155, Tenaganya Tembus 750 PS

Author: Redaksi Android62

SGT Automobili membangun ulang aura Alfa Romeo 155 dalam wujud yang jauh lebih ekstrem dari sekadar mobil retro. Hasilnya adalah proyek 55 SGT, sebuah sedan bergaya touring car yang tampak seperti 155 V6 TI legendaris, tetapi sesungguhnya berbasis Giulia Quadrifoglio modern.

Di atas kertas, pendekatan ini membuat mobil tersebut bukan restomod biasa. SGT mempertahankan fondasi dari Giulia Quadrifoglio generasi sekarang, lalu membungkusnya dengan bodi karbon yang merujuk pada mobil pemenang DTM 1993.

Tenaga besar, tetap dengan penggerak all-wheel drive

Untuk urusan dapur pacu, 55 SGT memakai mesin V6 2,9 liter twin-turbo yang dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Pada varian Stradale, tenaganya mencapai 612 hp atau 620 PS, sedangkan Trofeo melonjak menjadi 740 hp atau 750 PS dengan torsi 590 lb-ft alias 800 Nm.

Penggerak all-wheel drive tetap dipertahankan agar karakter dasarnya tidak berubah total. Namun, pengemudi juga bisa mengatur distribusi torsi dan mengaktifkan drift mode yang mengirim seluruh tenaga ke roda belakang.

Struktur diperkuat untuk penggunaan yang lebih ekstrem

SGT menyebut torsional rigidity naik 25 persen dibanding platform donor setelah struktur diperkuat. Peningkatan itu dicapai lewat kombinasi karbon fiber, Kevlar, dan carbotitanium yang disebut berasal dari perusahaan saudara Pagani.

Bobot dua varian ini juga dibuat berbeda cukup jauh. Stradale berbobot 1.590 kg atau 3.505 lbs, sementara Trofeo lebih ringan 100 kg dengan klaim bobot 1.490 kg atau 3.285 lbs.

Trofeo paling dekat ke mobil lintasan

Varian Trofeo menjadi versi paling agresif dalam jajaran 55 SGT. Paketnya mencakup wishbone dari karbon fiber, integrasi four-wheel lift kit untuk memudahkan pergantian ban saat trackday, rem yang ditingkatkan, serta aero kit yang diklaim menghasilkan downforce hingga 460 kg atau 1.014 lbs.

SGT juga menyematkan sistem DRS ala Formula 1 pada paket aero tersebut. Dengan kombinasi itu, mobil ini tidak hanya meniru siluet mobil balap Alfa klasik, tetapi juga mengejar performa yang lebih dekat ke mobil sirkuit modern.

Kabin dibuat driver-focused, tetapi tetap mewah

Bagian interior dirancang dengan pendekatan driver-focused yang tegas. Kursi belakang dihapus, diganti roll bar, lalu bucket seat dan switchgear bergaya balap dipasang di konsol karbon untuk menghadirkan nuansa DTM.

Meski begitu, SGT tetap memberi sentuhan kemewahan agar mobil ini tidak terasa seperti mobil balap murni. Perusahaan menyebut hasil akhirnya lebih sophisticated dan bahkan terasa lebih mewah dibanding banyak Alfa Romeo modern.

Produksinya dibatasi hanya 55 unit

Total produksi 55 SGT hanya 55 unit, dan sepuluh mobil pertama disiapkan sebagai Opening Edition untuk pelanggan terpilih. Setiap unit juga bisa dibuat sebagai one-off sesuai pesanan, sehingga karakter tiap mobil dapat berbeda.

SGT Automobili belum mengumumkan harga resmi, tetapi biaya konversinya diperkirakan sekitar €500.000 atau $570.000, di luar harga donor Giulia Quadrifoglio. Perusahaan juga menyebut sudah mengamankan empat pesanan, sehingga hanya tersisa enam slot untuk Opening Edition.

Dengan kombinasi desain yang mengacu pada Alfa Romeo 155 V6 TI dan performa modern dari Giulia Quadrifoglio, proyek ini jelas ditujukan untuk kalangan yang mencari mobil koleksi sekaligus mesin yang siap diajak serius ke lintasan.

Source: www.carscoops.com
Berita Terbaru