Gol Sydney Sari Hopper Bawa Indonesia Unggul atas Laos di Jeda Final AFF Women’s Cup 2026

Timnas Putri Indonesia memegang keunggulan 1-0 atas Laos pada jeda babak pertama final AFF Women’s Cup 2026. Gol Sydney Sari Hopper pada menit ke-33 menjadi pembeda dalam laga penentu gelar tersebut.

Keunggulan ini memberi Garuda Pertiwi modal penting untuk mempertahankan trofi yang sebelumnya diraih pada edisi 2024. Laos, di sisi lain, masih memiliki satu babak untuk mengejar ketertinggalan dan memburu kejutan.

Hopper Memecah Kebuntuan

Indonesia tampil menekan sejak awal pertandingan yang digelar di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu malam WIB, 22 Juli 2026. Penguasaan permainan yang lebih baik membuat Laos lebih banyak bertahan di wilayahnya sendiri.

Estella Loupatty sempat menciptakan peluang pada menit kedelapan. Namun, penjaga gawang Laos masih mampu menghentikan upaya tersebut.

Tekanan Garuda Pertiwi terus berlangsung dengan permainan yang lebih terorganisir. Kebuntuan akhirnya pecah ketika Sydney Sari Hopper memanfaatkan peluang pada menit ke-33 untuk mengubah skor menjadi 1-0.

DetailKeterangan
KompetisiFinal AFF Women’s Cup 2026
Skor jedaIndonesia 1-0 Laos
Pencetak golSydney Sari Hopper, menit ke-33
StadionStadion Kuala Lumpur, Malaysia

Pertahanan Indonesia Menahan Laos

Laos mengandalkan serangan balik ketika mendapat kesempatan keluar dari tekanan. Hingga turun minum, upaya tersebut belum mampu membongkar pertahanan Indonesia yang bermain disiplin.

Indonesia tidak hanya menjaga keunggulan, tetapi juga membatasi ruang gerak lawan selama 45 menit pertama. Situasi itu membuat Laos belum menemukan gol penyama kedudukan sebelum jeda.

Susunan Awal Garuda Pertiwi

Satoru Mochizuki menurunkan Laita Masykuroh sejak awal pertandingan. Gea Yumanda, Emily Nahon, Remini Rumbewas, dan Pauline van de Pol juga masuk dalam susunan pemain awal.

Isabelle Nottet, Felicia De Zeeuw, Katarina Stalin, Estella Loupatty, serta Sheva Imut turut dipercaya tampil. Hopper menjadi salah satu tumpuan di lini serang dan menjawab kepercayaan itu melalui golnya.

Keunggulan satu gol tersebut menempatkan Indonesia dalam posisi lebih baik menjelang babak kedua. Namun, ketatnya final membuat Garuda Pertiwi tetap perlu menjaga intensitas permainan untuk mempertahankan peluang gelar.

Source: www.suara.com
Berita Terkait