Google kembali mengubah batas penggunaan Gemini untuk pelanggan Antigravity berbayar, dan kali ini kenaikannya cukup besar. Kuota mingguan di semua paket berbayar dilipatgandakan lagi, sementara kuota pengguna juga di-reset agar batas baru itu bisa langsung dipakai.
Langkah ini membuat total batas penggunaan menjadi 9 kali lebih besar dibanding kondisi setelah pemangkasan awal. Perubahan cepat itu menunjukkan tekanan dari pelanggan berbayar masih kuat dan belum mereda meski Google sudah lebih dulu menyesuaikan kebijakannya.
Sebelumnya, Google diam-diam memangkas batas penggunaan Gemini AI Pro. Pemangkasan itu memicu reaksi keras di Reddit, terutama dari pengguna yang mengandalkan Gemini untuk coding, riset mendalam, dan pekerjaan yang membutuhkan sesi panjang.
Keluhan paling sering datang dari pelanggan yang merasa paket berbayar mendadak jauh lebih ketat daripada sebelumnya. Bagi mereka, kuota mingguan yang cepat habis membuat layanan premium terasa tidak sebanding dengan biaya yang sudah dibayar.
Masalah ini paling terasa bagi pengguna yang tidak memakai Gemini hanya sesekali. Mereka memanfaatkan layanan tersebut untuk alur kerja panjang, mulai dari menulis dan meninjau kode hingga menyusun riset dan merencanakan proyek.
Varun Mohan dari Google DeepMind, yang menangani Antigravity, mengatakan tim melihat sebagian pengguna kehabisan kuota terlalu cepat. Ia juga menyebut Google ingin merespons dengan cepat terhadap kondisi itu.
Pembaruan berikutnya menambah bobot perubahan tersebut. Mohan menjelaskan bahwa Google melihat lonjakan besar pada jumlah pengguna yang membangun proyek setelah kenaikan kuota pertama diberlakukan.
Itu menjadi sinyal bahwa penggunaan Antigravity tumbuh lebih agresif dari perkiraan awal Google. Karena itu, perusahaan kembali menaikkan batas akses agar pelanggan berbayar tidak terlalu cepat mentok di tengah pekerjaan.
Namun, perubahan terbaru ini masih memiliki batas yang jelas. Kenaikan kuota baru berlaku di Antigravity, sementara batas penggunaan Gemini yang lebih luas di luar lingkungan itu belum ikut berubah.
Artinya, keluhan dari pelanggan berbayar belum sepenuhnya terjawab. Pengguna di bagian lain ekosistem AI Google masih menghadapi pembatasan lama, sehingga rasa sempit akibat limit tetap bisa muncul.
Sejumlah pengguna juga menilai batas yang ada sekarang masih terasa lebih rendah dibanding sebelum Google memperketat akses. Karena itu, kenaikan kuota ini lebih banyak dibaca sebagai upaya meredam kritik daripada langkah yang sejak awal dirancang untuk memberi kelonggaran.
Perubahan yang berlangsung dalam waktu singkat juga menunjukkan betapa cepat respons Google bergerak setelah protes menyebar luas. Dalam rentang kurang dari 48 jam, perusahaan sudah dua kali melakukan penyesuaian besar pada kuota Gemini untuk pelanggan berbayar.
Kasus ini memperlihatkan tantangan yang dihadapi layanan AI premium. Pengguna yang membayar umumnya menginginkan akses yang stabil, sedangkan Google tetap harus menjaga beban infrastruktur agar tidak membengkak.
Di sisi pengguna, batas yang terlalu agresif bisa langsung mengganggu produktivitas saat Gemini dipakai untuk coding panjang, pengolahan riset besar, atau perencanaan proyek. Di sisi perusahaan, setiap pelonggaran kuota berarti komputasi yang harus ditanggung lebih besar.
Dari dua kali pembalikan arah dalam waktu singkat, tekanan pengguna tampak cukup kuat untuk mendorong Google memberi ruang lebih longgar di Antigravity. Meski begitu, selama pembatasan di luar area tersebut belum berubah, perdebatan soal nilai paket berbayar Gemini tampaknya belum akan selesai.
