Pembaruan terbaru Google TV Streamer membawa perubahan yang jauh lebih berarti bagi pengguna rumah pintar daripada yang terlihat di catatan ringkasnya. Selain patch keamanan, perangkat ini kini mendukung Thread 1.4 dan bisa dipakai untuk membagikan kredensial jaringan Thread langsung dari layar TV.
Fungsi tersebut membuat proses menambahkan perangkat smart home pihak ketiga menjadi lebih sederhana. Alih-alih bergantung pada alur pemasangan yang sering merepotkan, pengguna dapat memunculkan kode QR lokal yang aman, atau memakai kode teks cadangan jika pemindaian tidak memungkinkan.
Perubahan yang paling terasa di ruang keluarga
Opsi baru itu muncul di menu Settings > Network & Internet dengan nama “Share Thread network credentials”. Setelah identitas pengguna dikonfirmasi, Google TV Streamer menampilkan kredensial jaringan yang bisa dibagikan secara langsung ke perangkat lain yang kompatibel.
Menurut 9to5Google, pembaruan ini hadir lewat build UTTK.260317.003, yang menjadi pembaruan OTA besar pertama Google TV Streamer pada 2026. Ukuran file-nya mencapai 219MB dan ikut membawa level patch keamanan perangkat ke April 2026.
Dukungan Thread 1.4 mulai membuka peran baru
Thread sendiri merupakan fondasi konektivitas untuk perangkat IoT berdaya rendah di rumah. Dengan hadirnya Thread 1.4, Google TV Streamer makin mendekati peran yang dijanjikan saat peluncuran sebagai jangkar yang lebih kuat untuk ekosistem smart home.
Versi baru ini juga menstandarkan cara perangkat lokal berinteraksi dengan cloud. Dampaknya diklaim dapat membantu menurunkan latensi respons dan mengurangi kemungkinan perangkat tiba-tiba terputus dari jaringan.
Bagi pengguna, manfaat itu bisa terasa sebagai perangkat yang lebih cepat merespons dan koneksi yang lebih konsisten. Meski Google belum menuliskan detail tersebut di changelog resmi, kehadiran Thread 1.4 menjadi sinyal bahwa pembaruan ini tidak hanya menyentuh tampilan luar.
Lebih dari sekadar tambalan keamanan
Google sendiri belum memperbarui halaman dukungan resminya dengan penjelasan khusus soal build ini. Changelog yang tersedia hanya menyebut “bug fixes and performance improvements,” tanpa menyorot dukungan Thread atau fitur berbagi kredensial jaringan.
Namun, pembaruan ini tetap penting karena Google TV Streamer sebelumnya bertahan pada build lama dari Oktober 2025 selama lebih dari setengah tahun. Dengan update baru ini, perangkat bukan hanya mengejar ketertinggalan keamanan, tetapi juga memperoleh fungsi yang relevan untuk pengaturan rumah pintar modern.
Dalam praktiknya, kehadiran kode QR lokal aman di layar televisi dapat memangkas satu tahap yang kerap membuat proses setup terasa membingungkan. Untuk rumah yang memakai banyak sensor, lampu, hub, dan perangkat lintas merek, penyederhanaan kecil seperti ini bisa berdampak besar pada kemudahan pengelolaan.
Pembaruan ini juga mengubah posisi Google TV Streamer dari perangkat streaming biasa menjadi bagian yang lebih aktif di pusat rumah pintar. Saat perangkat TV ikut membantu membagikan kredensial Thread, proses menambah perangkat baru tidak lagi terasa sekadar urusan aplikasi atau hub terpisah.
Source: www.androidauthority.com






