Gran Max kembali menjadi tumpuan utama Daihatsu saat pasar otomotif masih bergerak lesu. Di tengah kondisi yang menantang itu, PT Astra Daihatsu Motor mencatat penjualan 11.115 unit dan berhasil mempertahankan pangsa pasar 16,7 persen.
Sorotan terbesar datang dari keluarga Gran Max yang tetap menunjukkan daya tahan kuat. Model ini tidak hanya menopang angka penjualan, tetapi juga membuktikan bahwa kendaraan yang fungsional dan efisien masih sangat dicari oleh konsumen di berbagai segmen.
Gran Max Masih Menjadi Motor Penjualan
Di lini kendaraan niaga, Gran Max Pick Up mencatat penjualan 3.543 unit. Angka tersebut menempatkannya sebagai pemimpin pasar di kelas low pick up dengan pangsa 66,9 persen.
Performa itu memperlihatkan bahwa Gran Max masih dipercaya sebagai kendaraan kerja yang andal. Daya angkut, biaya operasional yang efisien, serta perawatan yang relatif mudah menjadi alasan utama model ini tetap unggul di tengah tekanan pasar.
Gran Max Minibus juga memberi sumbangan besar. Model ini terjual 1.511 unit dan memimpin segmen semi-commercial dengan pangsa pasar 87,9 persen.
Jika digabung, keluarga Gran Max menyumbang 5.054 unit. Jumlah tersebut menjadikan lini ini sebagai penyumbang terbesar dalam penjualan Daihatsu pada periode laporan.
Mobil Penumpang Juga Ikut Menjaga Ritme
Selain kendaraan niaga, lini mobil penumpang juga ikut menjaga kestabilan volume penjualan. Sigra dan Ayla mencatat penjualan gabungan 3.779 unit dan berada di posisi teratas pada segmen LCGC nasional.
Pencapaian itu menegaskan bahwa mobil entry level masih punya ruang besar di Indonesia. Harga yang terjangkau, efisiensi bahan bakar, dan fungsi yang sesuai kebutuhan keluarga tetap menjadi daya tarik utama.
Terios turut memberi kontribusi positif dengan 1.252 unit. SUV bermesin ICE ini masih relevan bagi konsumen yang mencari kendaraan serbaguna di kelas low SUV dengan harga di bawah Rp300 juta.
Rincian Kontribusi Model Utama
- Gran Max Pick Up: 3.543 unit, pangsa 66,9 persen di low pick up
- Gran Max Minibus: 1.511 unit, pangsa 87,9 persen di semi-commercial
- Sigra dan Ayla: 3.779 unit, teratas di segmen LCGC nasional
- Terios: 1.252 unit, di kelas low SUV ICE di bawah Rp300 juta
Susunan angka tersebut menunjukkan bahwa Daihatsu tidak bertumpu pada satu model saja. Portofolio yang menyasar kebutuhan berbeda membuat merek ini tetap punya pijakan kuat, mulai dari pelaku usaha kecil hingga keluarga muda.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menyebut Gran Max dan Sigra sebagai pilar utama penjualan. Ia menegaskan bahwa pasar Indonesia masih banyak digerakkan oleh produk yang fungsional, efisien, dan punya value for money tinggi.
Pernyataan itu sejalan dengan kebiasaan konsumen yang masih mempertimbangkan biaya kepemilikan, jaringan layanan, dan kemudahan perawatan. Dalam kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih, faktor-faktor tersebut menjadi penentu penting dalam keputusan membeli mobil.
Daihatsu juga menonjolkan jaringan purna jual yang menjangkau lebih dari 500 kota dan kabupaten sebagai salah satu penopang kepercayaan konsumen. Di sisi lain, efisiensi bahan bakar, harga yang terjangkau, dan nilai jual kembali yang stabil tetap menjadi nilai tambah yang membuat produknya kompetitif.
Untuk menjaga minat beli, ADM menjalankan program DAIFIT bagi pelanggan yang membeli mobil dalam periode 1 Februari hingga 30 April 2026. Program ini menawarkan undian hadiah umroh untuk sembilan pemenang, dengan pengundian dijadwalkan pada Mei 2026.
Ada juga promo tambahan berupa gratis biaya administrasi kredit, paket spesial tukar tambah, paket kredit spesial, diskon khusus, dan hadiah langsung sesuai syarat dan ketentuan. Di tengah pasar yang masih berat, Daihatsu menunjukkan bahwa produk yang tepat sasaran masih mampu menjaga penjualan tetap bergerak stabil.
Source: carvaganza.com