Gelora Tirta Swimming (GTS) dari Kabupaten Jepara tampil sebagai juara umum Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Provinsi (Krapprov) Jawa Tengah di Batang pada 27–28 Juni 2026 setelah mengoleksi 18 medali emas. Hasil itu menempatkan Jepara sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada Oktober 2026.
Keberhasilan GTS menjadi sorotan karena ajang tersebut juga dipakai sebagai tolok ukur promosi dan degradasi atlet. Dengan capaian itu, klub asal Jepara bukan hanya unggul di papan medali, tetapi juga menunjukkan kedalaman pembinaan yang mulai menonjol di level provinsi.
Jepara tampil lewat tiga klub
Ketua Umum Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Jepara, Ajar Tri Raharjo, menyebut Jepara mengirim tiga klub ke kejuaraan ini. Tiga klub tersebut adalah GTS, Blitz Roar Aquatic, dan Tiara Swimming Club.
Dari tiga wakil itu, GTS menjadi yang paling produktif dengan catatan 18 emas, sembilan perak, dan tiga perunggu. Blitz Roar Aquatic juga memberi kontribusi besar dengan delapan emas, delapan perak, dan tujuh perunggu.
Tiara Swimming Club melengkapi raihan Jepara melalui dua emas, sembilan perak, dan delapan perunggu. Komposisi medali itu menunjukkan pembinaan renang di Jepara tidak bertumpu pada satu klub saja.
| Klub | Emas | Perak | Perunggu |
|---|---|---|---|
| GTS | 18 | 9 | 3 |
| Blitz Roar Aquatic | 8 | 8 | 7 |
| Tiara Swimming Club | 2 | 9 | 8 |
Empat atlet Jepara meraih predikat terbaik
Prestasi Jepara di Batang juga terlihat dari empat atlet yang menyabet gelar perenang terbaik di kelompok umur masing-masing. Nama-nama itu memperkuat kesan bahwa hasil yang diraih bukan semata soal jumlah medali, melainkan juga kualitas atlet muda yang muncul.
Fathan Yusuf Ardiansyah dinobatkan sebagai perenang terbaik KU-1 putra setelah meraih dua emas dan dua perak. Kwak Hong Je meraih status perenang terbaik KU-2 putra berkat lima emas dan satu perunggu.
Diajeng Ayu Cahyaningrum menjadi perenang terbaik KU-2 putri usai mengumpulkan empat emas. Rafardhan Athalla menutup daftar itu setelah terpilih sebagai perenang terbaik KU-5 putra dengan lima medali emas.
| Atlet | Kategori | Raihan |
|---|---|---|
| Fathan Yusuf Ardiansyah | KU-1 putra | 2 emas, 2 perak |
| Kwak Hong Je | KU-2 putra | 5 emas, 1 perunggu |
| Diajeng Ayu Cahyaningrum | KU-2 putri | 4 emas |
| Rafardhan Athalla | KU-5 putra | 5 emas |
Modal penting menuju Porprov
Ajar Tri Raharjo menyebut capaian tersebut sebagai sejarah bagi renang Jepara. Ia menilai keberhasilan salah satu klub asal daerahnya merebut gelar juara umum Krapprov Jawa Tengah layak dibanggakan.
Menurut Ajar, saat ini ada 11 klub renang di Jepara. Dari jumlah itu, enam klub telah terdaftar sebagai anggota Pengurus Provinsi FAI Jawa Tengah.
Seluruh atlet Jepara kini tetap menjalani pembinaan untuk menghadapi Porprov Jawa Tengah. Ajar menekankan pentingnya latihan yang konsisten dan sikap tidak cepat puas agar performa atlet terus meningkat.
Kepala Pelatih FAI Kabupaten Jepara sekaligus Kepala Pelatih GTS, Janu Detta Anggriani, juga meminta para atlet tidak terlena dengan hasil di Batang. Ia mengingatkan pentingnya disiplin berlatih, menjaga kebugaran, dan memperhatikan asupan gizi agar performa tetap terjaga pada ajang berikutnya.
Dengan hasil di Batang, Jepara membawa pulang bukan hanya medali, tetapi juga modal psikologis untuk bersaing lebih jauh. Kinerja tiga klub sekaligus membuat peta persaingan renang Jawa Tengah menuju Porprov 2026 semakin menarik untuk diikuti.
Source: lingkar.co






