Haaland Jadi Tumpuan, Norwegia Incar Start Sempurna Lawan Irak di Boston

Norwegia datang ke laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 dengan misi yang sangat jelas, yakni meraih tiga poin penuh atas Irak di Boston. Hasil itu dianggap penting untuk menjaga langkah mereka di grup yang dinilai sangat kompetitif.

Pertandingan ini juga memiliki makna besar bagi Stale Solbakken. Pelatih Norwegia itu menyebut kesempatan memimpin tim nasional di Piala Dunia sebagai salah satu momen paling membanggakan dalam karier profesionalnya, terlebih setelah Norwegia absen sangat lama dari panggung tertinggi sepak bola dunia.

Ketajaman Haaland kembali diandalkan

Perhatian utama Norwegia tetap mengarah kepada Erling Haaland. Solbakken berharap penyerang Manchester City itu bisa langsung memberi pengaruh besar sejak pertandingan pertama karena ia tetap menjadi sumber gol paling tajam di skuadnya.

Haaland baru saja menambah daftar pencapaiannya dengan meraih sepatu emas Premier League untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir. Menurut Solbakken, kondisi fisik sang striker juga berada pada jalur yang positif setelah mendapat sedikit jeda di penghujung musim.

Solbakken menilai performa Haaland di latihan terus meningkat dari hari ke hari. Ia percaya tim harus mampu menyediakan suplai bola yang cukup agar peluang di depan gawang dapat dimaksimalkan.

Strategi Norwegia pun tampak diarahkan untuk mengalirkan bola ke area berbahaya yang bisa dimanfaatkan Haaland. Jika penyerang andalannya mendapat kesempatan, Solbakken yakin peluang gol selalu terbuka lebar.

Irak datang dengan ambisi serupa

Meski Norwegia berstatus unggulan, Solbakken menolak meremehkan Irak. Lawannya itu juga kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir, sehingga laga pembuka ini memiliki bobot besar bagi kedua tim.

Solbakken bahkan menyebut grup ini sangat kompetitif dan mungkin menjadi salah satu yang terberat di turnamen. Karena itu, tiga poin di laga awal akan sangat menentukan arah langkah Norwegia menuju fase berikutnya.

Bagi Norwegia, duel ini juga membawa lapisan emosi yang kuat. Solbakken merupakan bagian dari skuad Norwegia pada Piala Dunia terakhir mereka pada 1998, sehingga memimpin tim di edisi baru terasa sangat spesial baginya.

Kisah sejarah Zidane Iqbal

Di sisi lain, Irak membawa cerita tersendiri melalui Zidane Iqbal. Gelandang berusia 23 tahun itu akan mencatat sejarah sebagai pesepak bola keturunan Pakistan pertama yang tampil di Piala Dunia.

Iqbal mengaku awalnya tidak mengetahui dirinya akan menjadi pemain pertama dari garis keturunan Pakistan yang tampil di ajang tersebut. Ia baru menyadarinya setelah melihat unggahan di media sosial, lalu langsung mengabarkannya kepada sang ayah.

Hubungan dengan ayahnya yang lahir di Pakistan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Iqbal. Ia menyebut sang ayah sebagai sosok yang paling ia hormati dan sangat membantu dirinya berkembang sebagai pesepak bola.

Iqbal juga menunjukkan penghormatan terhadap dua identitas yang membentuk dirinya. Saat bertanding, ia memakai bendera Irak di sisi kiri sepatu dan bendera Pakistan di sisi kanan sebagai simbol rasa hormat kepada kedua sisi keluarganya.

Harapan bagi generasi muda

Bagi Iqbal, pencapaian ini bukan hanya penting untuk dirinya sendiri. Ia berharap kehadirannya di Piala Dunia bisa memberi inspirasi bagi anak-anak keturunan Asia Selatan yang bermimpi menjadi pesepak bola profesional.

Ia menegaskan bahwa perjalanan menjadi pemain profesional tidak mudah dan selalu diwarnai naik turun. Karena itu, ia berharap kerja keras dan komitmen yang ia tunjukkan bisa menjadi contoh bahwa latar belakang apa pun tidak menghalangi kesempatan besar.

Laga Norwegia kontra Irak pun mempertemukan dua kisah yang sama-sama kuat, yakni ambisi tim yang ingin mengawali turnamen dengan kemenangan dan perjalanan individu yang ingin meninggalkan jejak di panggung terbesar sepak bola dunia. Bagi Solbakken, hasil akhir akan sangat ditentukan oleh efektivitas tim dalam memanfaatkan ketajaman Haaland sejak menit-menit awal.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer