Hang Ten Systems Melesat Dengan Dana $32 Juta, Sikka Menantang SaaS di Era AI

Author: Redaksi Android62

Hang Ten Systems muncul dengan modal awal yang langsung mencuri perhatian pasar, yakni pendanaan seed senilai $32 juta. Startup besutan Vishal Sikka itu juga disebut sudah memiliki sejumlah pelanggan besar hanya sekitar sebulan setelah berdiri.

Fresenius dan Siemens Energy termasuk di antara nama klien yang telah disebutkan, sementara beberapa pelanggan lain belum diungkap. Perkembangan cepat ini menandai tingginya minat korporasi terhadap layanan implementasi AI yang lebih siap pakai dan terarah.

Fokus pada layanan AI untuk perusahaan

Perusahaan ini diposisikan sebagai alternatif AI-native bagi model SaaS dan layanan TI lama yang mulai digoyang oleh kemajuan AI. Hang Ten Systems menawarkan bantuan untuk klien melalui pembuatan kode berbasis agentic AI, pustaka kemampuan yang dapat digunakan ulang, serta talenta engineering terspesialisasi.

Sikka menilai setiap perusahaan pada akhirnya akan terdampak transformasi AI. Ia menggambarkan situasinya sebagai kesenjangan yang lebar, karena sebagian kecil perusahaan sudah mampu membangun sesuatu dalam hitungan hari, sementara banyak lainnya masih tertahan di tahap awal.

Mayfield memimpin putaran seed tersebut, dengan dukungan strategis dari Aramco Ventures dan partisipasi sejumlah investor angel. Kombinasi pendanaan dan daftar klien awal membuat Hang Ten Systems langsung mendapat sorotan di tengah perubahan besar industri perangkat lunak.

Tim awal berisi nama berpengalaman

Di jajaran pendiri, nama Jerry Yang ikut terlibat bersama Sikka. Kehadiran pendiri Yahoo itu menambah bobot startup ini di mata pelaku industri teknologi global.

Tim awal Hang Ten Systems juga dihuni eksekutif yang pernah bekerja bersama Sikka di SAP, Infosys, dan VianAI. Nama yang disebut antara lain Navin Budhiraja, Sanjay Rajagopalan, dan Tao Liu.

Komposisi tersebut menunjukkan startup ini dibangun dengan pendekatan layanan skala besar, bukan eksperimen kecil. Perusahaan juga sedang merekrut untuk posisi delivery, engineering, sales, dan leadership, dengan rencana ekspansi ke berbagai lokasi.

Rekam jejak Sikka kembali disorot

Nama Vishal Sikka memang sudah lama dikaitkan dengan AI. Ia dikenal sebagai salah satu figur yang membaca peluang teknologi ini lebih awal dibanding banyak pemimpin industri lain.

Ia disebut berperan penting dalam donasi Infosys sebesar $3 juta kepada OpenAI hampir satu dekade lalu, jauh sebelum ChatGPT muncul dan AI generatif menjadi arus utama. Latar itu membuat peluncuran Hang Ten Systems terlihat sebagai kelanjutan dari pandangan jangka panjang Sikka terhadap AI.

Langkah ini juga lahir saat perusahaan TI India menghadapi pertanyaan besar tentang masa depan model bisnis mereka. Kekhawatirannya adalah layanan perangkat lunak yang selama ini sukses bisa tergeser oleh pendekatan yang lebih otomatis dan lebih native terhadap AI.

Persaingan baru di layanan TI

Meski begitu, pelaku industri lama tidak tinggal diam. Nandan Nilekani dari Infosys baru-baru ini mengatakan bahwa AI justru bisa memperkuat bisnis perusahaan.

Infosys, TCS, dan perusahaan TI lain juga telah menjalin kemitraan dengan Anthropic dan OpenAI untuk mengintegrasikan model AI dengan lebih baik. Di sisi lain, OpenAI dan Anthropic juga telah memiliki perusahaan layanan AI mereka sendiri.

Peta persaingan itu menunjukkan pasar kini bergerak ke tahap berikutnya. Bukan lagi sekadar soal model AI mana yang paling kuat, melainkan siapa yang paling mampu membantu perusahaan besar menerapkan AI ke proses bisnis, rekayasa perangkat lunak, dan pembangunan sistem baru dengan lebih cepat.

Dengan pelanggan awal, pendanaan besar, dan tim berpengalaman, Hang Ten Systems kini masuk ke arena yang sedang berubah cepat. Startup ini mencoba menawarkan jalan yang lebih praktis bagi perusahaan yang ingin bergerak lebih cepat di tengah gelombang AI.

Source: www.indiatoday.in
Berita Terbaru