Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di Semarang diwarnai langkah langsung ke ruang publik. Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah bersama Lembaga Anti Narkotika Jawa Tengah memilih menyapa pengguna jalan di titik lalu lintas padat untuk mengingatkan bahaya narkoba.
Fokus kegiatan itu bukan penindakan, melainkan edukasi. Petugas membagikan ratusan selebaran berisi informasi dampak penyalahgunaan narkotika kepada pengendara roda dua dan roda empat yang berhenti di lampu merah.
Edukasi di Simpang Kota
Aksi sosialisasi berlangsung di Traffic Light Kalibanteng dan Simpang Wisma Perdamaian, Semarang. Di dua lokasi itu, petugas kepolisian dan pengurus LAN Jateng berinteraksi dengan pendekatan yang lebih humanis kepada para pengguna jalan.
Langkah tersebut dipilih agar pesan pencegahan menjangkau masyarakat secara langsung di ruang publik. Dengan cara itu, kampanye antinarkoba tidak berhenti pada seremonial peringatan, tetapi hadir di tengah aktivitas warga.
Berbagi Sarapan dalam Jumat Berkah
Karena momentum HANI tahun ini jatuh pada hari Jumat, kegiatan itu juga dirangkai dengan program Jumat Berkah. Bersama relawan, petugas membagikan ratusan paket sarapan gratis kepada warga yang melintas di dua titik tersebut.
Kegiatan sosial ini menjadi pelengkap kampanye antinarkoba yang dibawa ke jalanan Semarang. Pembagian sarapan itu juga didukung para donatur yang membantu kelancaran program tersebut.
Sinergi Aparat dan Masyarakat
Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jateng, AKBP Wiyoto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan LAN Jawa Tengah dalam kegiatan HANI 2026. Ia menilai kolaborasi itu memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan pendekatan yang lebih dekat ke masyarakat.
Penasehat LAN Jawa Tengah, A. Masduki Rifat, juga mengucapkan terima kasih atas pelibatan organisasinya dalam kampanye antinarkoba tersebut. Menurut dia, kerja sama ini menunjukkan sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya narkotika.
Melalui kegiatan di jalanan Semarang ini, Ditresnarkoba Polda Jateng dan LAN Jawa Tengah berharap kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Keduanya juga ingin memperkuat kerja sama antara aparat, organisasi sosial, dan masyarakat dalam pencegahan narkotika.
