Hanya 77 Unit Untuk Dunia, BRABUS BODO Hadir Dengan V12 986 HP dan Harga Di Atas Rp18 Miliar

BRABUS membatasi produksi BODO hanya 77 unit di seluruh dunia, dan angka itu langsung menempatkannya sebagai barang koleksi yang sangat langka. Pilihan jumlah tersebut juga bukan kebetulan, karena 77 unit dipakai sebagai penghormatan untuk tahun berdirinya BRABUS, yaitu 1977.

Kelangkaan itu membuat BODO tidak sekadar hadir sebagai supercar mahal. Mobil ini disiapkan untuk pembeli yang menginginkan eksklusivitas tinggi, performa besar, dan identitas yang sangat kuat dalam satu paket.

Mesin V12 jadi pusat perhatian

Di balik tampilannya, BRABUS BODO mengandalkan mesin V12 5,2 liter twin-turbo yang sudah digarap ekstrem oleh BRABUS. Tenaganya diklaim mencapai 986 hp dengan torsi puncak 1.200 Nm.

Angka tersebut membuat BODO jauh lebih buas dibanding Aston Martin Vanquish versi standar. Dengan tenaga sebesar itu, akselerasi 0 ke 100 km/jam diklaim bisa ditempuh dalam sekitar 3 detik, sementara kecepatan puncaknya disebut mencapai 360 km/jam.

Masih mempertahankan karakter grand tourer

Walau tampil sangat agresif, BRABUS tetap membawa nuansa grand tourer mewah ke BODO. Kabinnya diperkirakan masih memakai material berkualitas tinggi dengan sentuhan handcrafted khas BRABUS.

Pendekatan ini membuat mobil tidak hanya mengejar angka performa. Di sisi lain, BODO tetap dirancang agar terasa istimewa saat digunakan dalam perjalanan jauh.

Mode berkendara dibuat sangat variatif

BRABUS menyematkan sejumlah mode berkendara untuk mengubah karakter mobil sesuai kebutuhan. Pilihannya dimulai dari Wet hingga Super+, yang memengaruhi respons throttle, suspensi, sistem traksi, dan suara knalpot.

Saat mode Super+ aktif, karakter mobil berubah menjadi jauh lebih liar. Responsnya dibuat lebih agresif agar mobil siap dipacu di lintasan maupun di jalan terbuka.

Suspensi ikut dikembangkan bersama KW Automotive

Pengembangan BODO tidak berhenti pada sektor mesin. BRABUS juga bekerja sama dengan KW Automotive untuk menghadirkan suspensi adaptif khusus.

Sistem ini dirancang agar mobil tetap stabil di kecepatan tinggi sekaligus nyaman saat dipakai santai. Redamannya dapat menyesuaikan secara otomatis sesuai kondisi jalan dan mode berkendara, sehingga mobil tetap presisi ketika menikung agresif namun masih enak dipakai cruising jarak jauh.

Harga dan posisi di kelas ultra premium

Banderol BRABUS BODO diperkirakan menembus lebih dari Rp18 miliar, meski harga resminya belum diumumkan secara detail. Di segmen hypercar dan ultra luxury performance car, angka itu sudah menempatkan BODO di wilayah yang sangat tinggi.

Dengan kombinasi tenaga hampir 1.000 hp, basis Aston Martin Vanquish, dan produksi yang sangat terbatas, BODO jelas ditujukan untuk kolektor tertentu. Mobil ini hadir sebagai simbol bahwa mesin V12 berperforma tinggi masih punya tempat di tengah tren elektrifikasi industri otomotif global.

Raungan twin-turbo V12, tenaga besar, dan jumlah produksi yang sangat kecil membuat BODO terasa lebih dari sekadar supercar. BRABUS tampak ingin menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk mobil ekstrem yang memadukan performa brutal, teknologi modern, dan rasa eksklusif dalam satu paket mahal.

Berita Terkait