Nio tetap mengunci target laba operasional non-GAAP setahun penuh, meski tekanan biaya masih terasa dan bisnis battery swap belum dijadikan mesin untung utama dalam waktu dekat. Di saat yang sama, perusahaan ini justru menguatkan posisinya di kelas premium dengan harga jual rata-rata merek Nio pada kuartal pertama yang menembus 390.000 yuan, atau sekitar 50.000 yuan di atas BMW.
Langkah itu menunjukkan arah yang jelas: Nio tidak sedang mengejar volume semata. Perusahaan memilih membangun citra dan nilai merek di level lebih tinggi, sambil tetap menjaga target margin dan profitabilitas yang sudah dipasang.
Harga premium jadi penegas strategi
Dorongan ke segmen atas tidak hanya datang dari merek utama Nio. Onvo juga berada di kelas harga yang lebih tinggi dibanding banyak merek mewah lapis kedua, dengan harga jual rata-rata sekitar 240.000 yuan.
Meski begitu, pekerjaan besar masih menunggu di sisi pengenalan merek. Manajemen menilai tingkat brand awareness Onvo masih setara dengan posisi merek Nio pada 2020, sehingga timnya terus mendekati pelanggan agar lebih banyak orang mencoba test drive dan mengenal produk tersebut.
Model baru disiapkan untuk menopang pertumbuhan
Pada paruh kedua tahun ini, ES8 versi lima penumpang menjadi produk utama Nio. Selain itu, ES9 akan meluncur dan mulai dikirim pada 27 Mei.
William Li, pendiri, chairman, dan CEO Nio, mengatakan ES9 akan menjadi tolok ukur baru untuk SUV eksekutif berteknologi tinggi di atas 500.000 yuan. Sejak ES9 diperkenalkan, rata-rata pesanan mingguan ES8 naik hampir 30% dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.
Onvo juga bergerak dengan pembaruan produk. L60 akan mendapat peningkatan desain eksterior dan fitur pintar pada akhir Mei agar daya saingnya lebih kuat di pasar.
Rencana produk tidak berhenti di situ
Nio menyiapkan pembaruan untuk model 5566, yang mencakup ET5, ET5 Touring, ES6, dan EC6, ke platform terbaru tahun depan. Onvo juga akan meluncurkan model baru tahun depan, sementara Nio Inc tetap menargetkan peluncuran tiga hingga lima model yang relatif baru setiap tahun.
Arah ini memperlihatkan bahwa perusahaan ingin menjaga siklus produk tetap hidup. Dengan begitu, pertumbuhan bisa ditopang oleh penyegaran model yang terus berlanjut, bukan hanya oleh satu atau dua kendaraan andalan.
Teknologi internal ikut dipercepat
Di sisi teknologi, pendanaan untuk bisnis chip Shenji berjalan lancar. Dana itu akan membantu pengembangan chip generasi berikutnya dan chip yang lebih hemat biaya.
Nio menyebut pada paruh kedua tahun ini, 80% kendaraan Nio Inc akan dilengkapi chip autonomous driving Shenji NX9031 buatan sendiri. Dalam dua tahun terakhir, layanan langganan software ADAS Nio juga mencatat pertumbuhan yang stabil.
Pada Juni, kendaraan Nio dan Onvo akan menerima pembaruan terbaru Nio World Model atau NWM. Pembaruan ini ditujukan untuk meningkatkan pengalaman intelligent driving, termasuk fitur berkendara, parkir, dan active safety.
Biaya naik, target margin tetap dijaga
Tekanan biaya masih menjadi pekerjaan utama. Sejak awal tahun, kenaikan harga bahan baku menekan biaya Nio secara signifikan, mulai dari memori hingga bahan baku baterai penting seperti lithium carbonate, nickel, cobalt, dan manganese.
Kenaikan harga copper dan aluminum juga ikut menambah beban. Perusahaan menyebut biaya rata-rata per kendaraan naik lebih dari 10.000 yuan akibat kondisi tersebut, tetapi target margin tetap dipertahankan.
Nio masih membidik gross margin penjualan kendaraan sebesar 17% hingga 18% pada kuartal kedua dan untuk setahun penuh. Optimisme itu ditopang oleh kinerja beberapa model, termasuk ES8 yang mencatat gross margin di atas 20% pada kuartal pertama.
Jaringan swap station tetap berjalan
Di luar produk dan teknologi kendaraan, Nio tetap menargetkan pembangunan 1.000 battery swap station tahun ini. Namun, profitabilitas bisnis swap belum dijadikan prioritas utama dalam waktu dekat.
Firefly juga tetap diberi ruang untuk menegaskan identitasnya lewat peluncuran model edisi terbatas. Dengan kombinasi ekspansi jaringan, pembaruan model, dan dukungan teknologi internal, Nio terlihat ingin menata pertumbuhan yang tidak hanya mengejar skala, tetapi juga diferensiasi di pasar kendaraan listrik premium.
