OnePlus 15R kini masuk ke fase yang lebih sulit setelah harganya di India kembali naik dan membuat posisinya berubah cukup jauh dari saat pertama kali diluncurkan. Perangkat ini semula dipandang sebagai opsi flagship bernilai tinggi di bawah Rs 50,000, tetapi sekarang harga dasarnya sudah mendekati Rs 55,000.
Amazon India sudah menampilkan harga baru untuk dua varian OnePlus 15R yang dijual. Varian 12GB + 256GB kini berada di Rs 54,999, sedangkan varian 12GB + 512GB tercatat Rs 59,999.
Kenaikan ini terasa besar karena harga peluncuran varian 12GB + 256GB berada di Rs 47,999. Sebelumnya, varian itu sempat naik ke Rs 50,499 sebelum mencapai harga terbarunya.
Pergerakan harga serupa juga terjadi pada varian yang lebih tinggi. Model 12GB + 512GB awalnya dijual Rs 52,999, lalu naik ke Rs 54,499, dan kini menyentuh Rs 59,999.
Dengan selisih yang sudah mencapai Rs 7,000 dari harga awal, pembeli kini tidak hanya melihat spesifikasi, tetapi juga menimbang apakah nilai yang ditawarkan masih sejalan dengan banderol barunya. OnePlus belum memberikan penjelasan resmi mengenai revisi harga tersebut.
Sejumlah laporan menyebut kenaikan biaya RAM, penyimpanan, dan chipset sebagai pemicunya. Namun, tanpa keterangan resmi dari OnePlus, perubahan harga ini tetap menjadi sorotan utama di pasar India.
Dari kandidat agresif menjadi pilihan yang harus dihitung ulang
Saat pertama hadir, OnePlus 15R tampil sebagai perangkat yang cukup agresif di kelasnya. Harga awal Rs 47,999 membuatnya terlihat menarik bagi pengguna yang ingin spesifikasi tinggi tanpa harus masuk ke segmen yang lebih mahal.
Situasinya berubah setelah dua kali penyesuaian harga dalam waktu singkat. Perangkat yang semula menonjol karena nilai jualnya kini harus bertarung di area harga yang lebih padat dan lebih sensitif terhadap perbandingan antarbrand.
Kondisi seperti ini juga membuat keputusan membeli menjadi lebih rumit. Ponsel yang baru meluncur justru bergerak menjauh dari citra awalnya sebagai pilihan bernilai tinggi.
Spesifikasi masih kuat, tetapi tekanan nilai makin terasa
Di atas kertas, OnePlus 15R tetap membawa bekal yang solid. Ponsel ini memakai layar AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 165Hz, chipset Snapdragon 8 Gen 5, serta Android 16 dengan OxygenOS 16.
Untuk kebutuhan kamera, perangkat ini menawarkan kamera belakang 50MP + 8MP dan kamera depan 32MP. Sektor daya juga terlihat menonjol lewat baterai 7,400mAh dengan pengisian cepat 80W.
Spesifikasi tersebut menunjukkan OnePlus 15R bukan perangkat yang lemah. Meski begitu, kenaikan harga membuat konsumen cenderung menilainya lebih kritis, terutama saat membandingkannya dengan opsi lain di kelas yang sama.
Rival di kelas harga ini makin ramai
Di kisaran harga terbarunya, OnePlus 15R disebut harus berhadapan dengan iQOO 15R, OnePlus 13s, Motorola Signature, Oppo Reno15 Pro Mini 5G, Vivo V70 Elite, Xiaomi 15, dan Google Pixel 10. Deretan nama itu membuat posisi OnePlus 15R tidak lagi bisa bergantung pada spesifikasi semata.
Pembeli kini memiliki lebih banyak pilihan untuk dipertimbangkan, sehingga faktor harga, merek, dan paket keseluruhan menjadi semakin penting. Dalam kondisi seperti ini, OnePlus 15R perlu menunjukkan nilai yang benar-benar jelas agar tetap menonjol.
Tekanan biaya rupanya juga tidak berhenti di OnePlus. Realme baru-baru ini menaikkan harga beberapa model di lini Realme 16 series di India, dengan Realme 16 Pro 5G naik hingga Rs 1,000, Realme 16 Pro+ 5G hingga Rs 3,000, dan Realme 16 5G hingga Rs 3,000.
Realme menjelaskan bahwa kenaikan itu dipicu oleh meningkatnya biaya “memory, chipset, and ecosystem costs”. Situasi ini memperlihatkan bahwa tekanan biaya komponen mulai dirasakan lebih banyak merek, sementara konsumen harus menghadapi harga ponsel baru yang makin sulit diprediksi.
