Harry Styles sempat membuat penonton konser residensinya di Wembley Stadium, London, cemas setelah tiba-tiba berbaring di atas panggung usai menutup lagu “As It Was”. Rekaman penggemar yang beredar di media sosial memperlihatkan penyanyi asal Inggris itu tampak tersedak air sebelum akhirnya kembali bangkit.
Insiden tersebut terjadi saat Styles menjalankan aksi panggung khasnya, yakni menyemburkan air ke udara sebagai bagian dari penampilan penutup. Namun, setelah aksi itu, ia tidak langsung berdiri dan justru terlihat telentang di lantai panggung sambil batuk-batuk selama beberapa detik.
Kronologi singkat di atas panggung
Dalam video yang beredar, Styles terlihat menyeka air dari matanya setelah tersedak. Ia kemudian bangkit, melambaikan tangan kepada para penggemar, lalu melanjutkan prosesi penutupan konser hingga selesai.
TMZ melaporkan bahwa momen itu bukan dipicu gelombang panas di London, melainkan insiden kecil akibat tersedak air minumnya sendiri. Laporan tersebut membantu meredakan kekhawatiran penggemar yang sempat mengira Styles ambruk karena cuaca ekstrem.
| Fakta Utama | Rincian |
|---|---|
| Lokasi | Wembley Stadium, London |
| Pemicu insiden | Tersedak air minum sendiri |
| Aksi saat kejadian | Menyemburkan air ke udara |
| Respons Styles | Menyeka air dari mata, lalu bangkit dan melambaikan tangan |
Konser berlangsung di tengah gelombang panas
Kekhawatiran publik muncul karena konser itu digelar di tengah gelombang panas yang memecahkan rekor di London. BBC melaporkan suhu di Inggris pada akhir pekan lalu mencapai 37,3 derajat Celsius di Suffolk pada Jumat, 26 Juni 2026.
Di London, AccuWeather mencatat suhu udara sempat menyentuh 36 derajat Celsius. Kondisi tersebut membuat momen Harry Styles di atas panggung semakin menarik perhatian, apalagi konser itu berlangsung selama 12 hari dalam situasi cuaca yang sangat panas.
Masih tampil keesokan harinya
Meski sempat membuat penonton cemas, Harry Styles terlihat kembali sehat saat tampil keesokan harinya. Ia bahkan tampak aktif berlarian di atas panggung untuk melanjutkan rangkaian konser residensinya.
Konser di Wembley menjadi bagian dari tur residensi global bertajuk Together, Together yang digelar untuk mempromosikan album ketiganya, Kiss All the Time. Disco, Occasionally.
Setelah menyelesaikan penampilan terakhir di London pada 4 Juli 2026, Styles dijadwalkan melanjutkan tur ke São Paulo, Mexico City, lalu Amerika Serikat untuk menggelar 30 pertunjukan di Madison Square Garden, New York, sebelum tur dunia itu berakhir di Australia pada 13 Desember mendatang.
Source: www.medcom.id






