He Xiaopeng Turun Langsung Tangani Robot Xpeng, Target Besar Sudah Menunggu

Author: Redaksi Android62

Xpeng kini menaruh beban yang jauh lebih besar pada bisnis robotikanya. He Xiaopeng resmi memegang kendali langsung atas unit tersebut saat perusahaan menyiapkan langkah paling penting menuju produksi massal robot humanoid.

Dalam surat internal kepada karyawan, chairman dan CEO Xpeng itu menyebut bisnis robotika sebagai titik balik bersejarah. Ia bahkan membandingkan fase ini dengan situasi delapan tahun lalu, ketika Xpeng bersiap meluncurkan kendaraan pertamanya, G3 SUV.

Robot humanoid masuk jalur komersialisasi

Penunjukan He sebagai “CEO” bisnis robotika diposisikan sebagai bagian dari transisi Xpeng menuju physical AI. Perusahaan melihat bidang itu sebagai arena strategis yang harus dikejar cepat di tengah persaingan embodied intelligence yang sangat ketat.

Xpeng menargetkan produksi massal dan pengiriman awal robot humanoid canggih pada kuartal IV 2026. Setelah itu, robot tersebut dijadwalkan masuk ke toko-toko offline Xpeng di seluruh China pada kuartal I 2027 untuk menjalankan tugas sebagai pemandu belanja.

Pada kuartal II 2027, robot humanoid itu akan mulai didorong ke pasar luar negeri yang lebih luas. Xpeng juga menargetkan robot itu pada akhirnya bisa masuk ke lebih banyak rumah tangga biasa pada 2028.

Tiga kurva pertumbuhan inti

He menempatkan otomotif, robotika, dan globalisasi sebagai tiga kurva pertumbuhan inti Xpeng untuk satu dekade ke depan. Untuk mengejar target itu, perusahaan akan menyalin secara penuh kemampuan rantai pasok, manufaktur, dan globalisasi yang sudah dibangun dari bisnis mobil ke unit robotika.

Menurut He, langkah tersebut penting agar keunggulan grup tidak berhenti di level konsep. Ia menegaskan bahwa perang produksi massal hanya bisa dimenangkan jika kolaborasi internal berubah menjadi daya eksekusi yang kuat.

Investasi pabrik dan teknologi makin dalam

Xpeng sudah memulai pembangunan basis produksi massal robot humanoid seluas sekitar 110.000 meter persegi pada kuartal I tahun ini. Langkah itu menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya menyiapkan produk, tetapi juga infrastruktur industri untuk menopang skala produksi.

Pada Januari tahun ini, Xpeng juga menyerahkan prototipe robot ET1 versi pertama yang dikembangkan dengan standar otomotif. Perusahaan menyebut langkah tersebut sebagai bukti integrasi mendalam antara pengalaman rekayasa dan manufakturnya.

Iron tampil dengan teknologi lebih agresif

Di Tech Day pada November 2025, generasi baru robot humanoid Iron milik Xpeng tampil untuk pertama kalinya dengan gaya berjalan yang natural dan mulus. Demonstrasi itu menarik perhatian besar dari industri, namun juga memicu keraguan publik karena gerakannya dianggap terlalu realistis.

Untuk menjawab spekulasi tersebut, He kemudian menampilkan struktur internal robot itu secara terbuka. Generasi baru Iron menggunakan baterai all-solid-state, tiga chip Turing AI buatan sendiri, dan total daya komputasi 2.250 TOPS, serta terintegrasi dengan model besar VLA generasi kedua.

He ikut turun tiap pekan

He mengatakan dirinya sudah menghabiskan setidaknya satu hari penuh setiap pekan selama setahun terakhir untuk bisnis robotika. Ia terlibat langsung dalam diskusi, pemikiran mendalam, dan pengambilan keputusan di unit tersebut.

Ia menyebut kompleksitas bisnis robotika Xpeng sangat tinggi karena mencakup perangkat keras, model AI besar, rantai pasok, manufaktur presisi, hingga pemasaran. Kondisi itu membuat perusahaan harus membangun kolaborasi yang lebih dalam agar mampu bergerak cepat saat persaingan produksi massal semakin sengit.

Ada perubahan personel di tengah akselerasi

Langkah He mengambil alih bisnis robotika terjadi saat tim tersebut juga mengalami perubahan penting di level personel. Awal bulan ini, Shi Xiaoxin, pemimpin produk inti di bisnis robotika Xpeng, meninggalkan perusahaan.

Shi dikenal sebagai anggota pendiri inti yang membangun proyek robot humanoid Iron dari nol. Kepergiannya menambah lapisan kompleks di tengah sprint Xpeng menuju produksi massal robot humanoid.

Source: cnevpost.com
Berita Terbaru