Sony memilih jalur berbeda lewat 1000X THE COLLEXION, karena model ini tidak diposisikan sebagai pengganti WH-1000XM6. Headphone ini hadir sebagai edisi premium untuk menandai satu dekade seri 1000X, dengan arah yang lebih jelas ke segmen ultra-premium.
Langkah itu langsung terlihat dari banderolnya. Di pasar global, perangkat ini dijual 649 US dollars di Amerika Serikat, 549 pounds di Inggris, dan 629 euros di Eropa, sehingga posisinya berada di atas WH-1000XM6.
Fokus pada tampilan dan kenyamanan
Sony memberi perhatian besar pada desain fisik 1000X THE COLLEXION. Headband metal dibuat ulang, sementara earcup hadir lebih besar dengan bantalan yang lebih empuk untuk pemakaian panjang.
Lapisan luarnya juga membawa sentuhan yang lebih lembut dengan nuansa seperti kulit. Sony turut menambahkan ear pad yang bisa diganti, sebuah detail yang biasanya dicari pada produk kelas premium.
Kotak penyimpanannya pun dibuat lebih rapi dan terasa lebih eksklusif. Seluruh pembaruan ini memperkuat citra headphone tersebut sebagai produk spesial, bukan sekadar penyegaran biasa dari lini yang sudah ada.
Mesin audio dan konektivitas ikut naik kelas
Di balik desainnya, Sony membekali model ini dengan driver karbon fiber unidirectional 30mm yang baru. Driver tersebut dipadukan dengan prosesor noise cancellation Sony QN3 dan co-processor V3 untuk mendukung kejernihan suara.
Sony juga menyebut adanya pemrosesan audio berbasis AI yang lebih baik. Untuk koneksi, headphone ini mendukung LDAC, AAC, SBC, dan LC3, lalu dipasangkan dengan Bluetooth 6 serta multipoint connectivity.
Fitur lain yang dibawa mencakup mode spatial audio 360 Upmix dan wear detection. Dengan susunan ini, Sony menempatkan pengalaman mendengar yang lebih modern sebagai bagian penting dari nilai jual perangkat.
Peredaman bising dan komunikasi jadi sorotan
Untuk kelas flagship, Sony memasang adaptive active noise cancellation. Sistem itu didukung 12 mikrofon agar isolasi suara tetap kuat saat digunakan di perjalanan maupun di kantor.
Pengguna juga masih mendapat ambient sound controls ketika perlu mendengar suara sekitar. Speak-to-Chat ikut hadir, sehingga interaksi harian bisa dibuat lebih praktis tanpa perlu sering menyentuh perangkat.
Sony menambahkan peningkatan panggilan suara berbantuan AI untuk membantu kualitas komunikasi. Dengan 12 mikrofon, perangkat ini tidak hanya mengandalkan peredaman pasif dari bentuk over-ear, tetapi juga memaksimalkan pemrosesan suara.
Daya tahan tetap kompetitif di kelas premium
Dari sisi baterai, 1000X THE COLLEXION diklaim mampu bertahan hingga 24 jam saat ANC aktif. Angka tersebut masih tergolong kuat untuk headphone nirkabel premium.
Pengisian cepat juga tersedia, dengan klaim lima menit pengisian yang bisa memberi sekitar 90 menit waktu pemutaran. Untuk kebutuhan kabel, perangkat ini tetap menyediakan jack audio 3,5 mm.
Namun, pemutaran audio melalui USB-C tidak tersedia. Sony tampaknya tetap menempatkan penggunaan nirkabel sebagai fokus utama, sambil mempertahankan opsi kabel konvensional untuk situasi tertentu.
Sony menyebut ketersediaan global dimulai bulan ini. Dengan kombinasi material premium, kenyamanan yang ditingkatkan, serta fitur audio flagship, 1000X THE COLLEXION hadir sebagai model perayaan yang menyasar pengguna headphone nirkabel paling premium.
Source: tech.sportskeeda.com






