Jordan Henderson sudah kembali ke skuad timnas Inggris di Kansas City setelah menjalani operasi pada pergelangan tangan kirinya. Meski hadir lagi di kamp, gelandang berusia 36 tahun itu dipastikan tidak akan bermain sampai Piala Dunia 2026 selesai.
Keputusan medis tersebut mengakhiri peluang Henderson untuk turun lagi di turnamen ini. Kondisinya menjadi perhatian setelah cedera itu muncul saat Inggris merayakan kemenangan atas Meksiko pada babak 16 besar.
Insiden yang membuat Henderson absen
Cedera terjadi ketika Henderson memanjat papan iklan di pinggir lapangan dalam selebrasi kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko. Ia kemudian dievakuasi menggunakan tandu, sementara Inggris melaju ke perempat final untuk menghadapi Norwegia.
Setelah kejadian itu, Henderson sempat tetap berada di Mexico City ketika rekan-rekannya kembali ke kamp latihan di Kansas City. Ia lalu menyusul ke Amerika Serikat untuk menjalani tindakan medis dan kembali mendampingi tim.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama pemain | Jordan Henderson |
| Usia | 36 tahun |
| Cedera | Pergelangan tangan kiri |
| Tempat operasi | Kansas City Orthopaedic Institute |
| Dampak ke tim | Tidak bisa bermain lagi hingga akhir Piala Dunia 2026 |
Tetap hadir di ruang ganti Inggris
Walau tak bisa tampil di lapangan, Henderson masih dipandang sebagai sosok penting di dalam skuad. Morgan Rogers menegaskan sang gelandang akan tetap berada di sekitar tim dalam kapasitas apa pun dan terus membantu rekan-rekannya.
Rogers menyebut Henderson selalu mengutamakan kepentingan tim di atas dirinya sendiri. Menurutnya, sikap itu membuat Henderson tetap dibutuhkan meski perannya kini bergeser dari pemain menjadi pendukung di ruang ganti.
Pada sesi latihan Inggris di Kansas City, Declan Rice, Marc Guéhi, dan Reece James juga tidak terlihat bergabung dengan pemain lain. Federasi Sepak Bola Inggris menyebut ketiganya menjalani program latihan individu.
Rice dan Guéhi sama-sama bermain penuh saat melawan Meksiko, sedangkan Reece James masih memulihkan diri dari cedera hamstring yang dialaminya sejak laga fase grup melawan Ghana. Absennya James ikut menjadi perhatian karena Jarell Quansah harus menjalani skorsing akibat kartu merah ketika Inggris menghadapi Norwegia.
Rogers menjelaskan bahwa beberapa pemain memang diberi waktu untuk memulihkan kondisi setelah laga dengan intensitas tinggi. Ia menilai langkah itu penting agar skuad tetap segar saat memasuki fase krusial turnamen.
Inggris kini bersiap menghadapi Norwegia di perempat final dengan harapan menjaga peluang meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 1966. Di tengah situasi itu, kehilangan Henderson sebagai pemain tentu terasa, tetapi kehadirannya di sekitar tim masih memberi nilai bagi The Three Lions.
Penampilan Henderson di Piala Dunia 2026 sejauh ini hanya tercatat saat Inggris menghadapi Panama di fase grup. Laga itu menjadi pertandingan internasional ke-91 dalam kariernya dan sekaligus membuatnya menjadi pemain Inggris pertama yang tampil di empat edisi Piala Dunia berbeda.
Henderson sempat menegaskan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan merasa istimewa bisa mewakili negara di empat Piala Dunia dan ingin terus membantu, baik di dalam maupun di luar lapangan, demi mewujudkan impian tim.
Kepulangan Henderson ke kamp Inggris kini menegaskan dua hal sekaligus, yakni dukungan moral yang tetap bisa ia berikan dan batas fisik yang membuatnya tidak dapat lagi turun bermain. Bagi Inggris, itu berarti ruang ganti masih mendapat satu figur berpengalaman, meski komposisi pemain di lapangan harus terus menyesuaikan kondisi turnamen.
