Benjolan Kecil di Selangkangan Anak Bisa Berbahaya, Hernia Tak Sembuh Sendiri

Author: Redaksi Android62

Benjolan yang naik-turun di selangkangan atau perut anak tidak boleh dianggap remeh, karena pada banyak kasus itu merupakan hernia yang tidak akan sembuh dengan sendirinya. Kondisi ini terjadi saat organ dalam menekan melalui dinding otot yang lemah, lalu benjolan tampak muncul saat anak menangis, batuk, atau mengejan.

Ketika anak sudah tenang, benjolan itu kerap menghilang sehingga orang tua bisa mengira masalahnya tidak serius. Padahal, hernia pada anak tetap perlu dipastikan penyebabnya sejak awal agar penanganannya tidak terlambat.

Risiko yang perlu diwaspadai

Hernia inguinalis pada anak tidak dapat sembuh sendiri dan berisiko menimbulkan komplikasi bila dibiarkan. Jaringan atau usus yang keluar dapat terjepit di celah hernia sehingga aliran darah terganggu.

Keadaan tersebut dapat memicu nyeri hebat, muntah, perut kembung, hingga kerusakan jaringan yang memerlukan tindakan segera. Karena itu, benjolan yang keras, nyeri, tidak bisa masuk kembali, atau disertai muntah harus segera diperiksa ke fasilitas kesehatan.

Dokter Spesialis Bedah Anak Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Kozzy, Sp.BA, menjelaskan bahwa hernia pada anak kerap terlihat sebagai benjolan yang hilang-timbul. Ia menegaskan bahwa meski anak tampak aktif, orang tua sebaiknya tetap memeriksakan kondisi tersebut agar penyebabnya dapat dipastikan.

Jenis yang paling sering ditemukan pada anak

Pada anak, hernia yang paling sering muncul adalah hernia inguinalis di area lipat paha. Pada anak laki-laki, benjolan dapat turun hingga kantong kemaluan, sedangkan pada anak perempuan bisa tampak di area labia.

Anak juga dapat mengalami hernia umbilikalis, yaitu benjolan di sekitar pusar. Menurut American Academy of Pediatrics, hernia inguinalis pada bayi cukup bulan terjadi sekitar 8–50 per 1.000 kelahiran hidup, dengan risiko yang lebih tinggi pada bayi prematur.

Jenis Hernia Lokasi Gambaran Pada Anak
Hernia inguinalis Lipat paha Benjolan dapat turun ke kantong kemaluan pada anak laki-laki atau tampak di labia pada anak perempuan
Hernia umbilikalis Sekitar pusar Benjolan muncul di area pusar

Penanganan yang umumnya dilakukan

Penanganan hernia inguinalis pada anak ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, dengan mempertimbangkan usia anak, ukuran benjolan, gejala, dan kemungkinan komplikasi. Berbeda dengan hernia umbilikalis, jenis inguinalis umumnya memerlukan operasi.

Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah herniotomy, yaitu prosedur untuk mengembalikan jaringan ke posisi semestinya lalu menutup celah hernia agar tidak muncul kembali. Pada kasus tertentu, prosedur ini bisa dilakukan dengan pendekatan laparoskopi yang menggunakan sayatan kecil dan bantuan kamera.

Menurut dr. Kozzy, pendekatan laparoskopi dapat menjadi pilihan pada kasus tertentu, tetapi setiap anak tetap harus dinilai secara individual agar tindakan yang diambil sesuai dengan kondisinya. Di Bethsaida Hospital Gading Serpong, pemeriksaan dan penanganan hernia inguinalis pada anak dapat dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah Anak untuk memastikan diagnosis dan rencana terapi yang tepat.

Dengan mengenali benjolan sejak awal, orang tua bisa lebih cepat membedakan mana yang perlu dipantau dan mana yang membutuhkan evaluasi medis segera. Pada hernia inguinalis, penundaan justru dapat membuat risiko komplikasi semakin besar.

Berita Terbaru