Hisense A10 menawarkan konsep yang tidak lazim di pasar ponsel Android, yakni layar e-ink di bagian depan dan layar LCD tambahan yang dapat ditempelkan secara magnetis di punggung perangkat. Pendekatan tersebut membuat satu perangkat dapat digunakan dalam dua karakter tampilan yang sangat berbeda.
Harga ponsel ini di China mencapai 4.000 yuan, sedangkan panel LCD tambahannya dikabarkan dijual terpisah dengan harga 3.000 yuan. Nilai aksesori itu hampir menyamai harga unit utama, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan kebutuhan layar kedua sebelum membelinya.
Panel utama pada Hisense A10 menggunakan teknologi e-ink yang lebih umum dijumpai pada perangkat pembaca buku digital. Teknologi ini ditujukan untuk menghadirkan tampilan yang lebih hemat daya dan lebih nyaman dipandang dalam penggunaan tertentu.
Namun, layar e-ink memiliki keterbatasan berupa kecepatan penyegaran yang lebih rendah dibandingkan layar ponsel konvensional. Kondisi tersebut membuatnya kurang ideal untuk aktivitas yang memerlukan respons visual cepat.
LCD Magnetis untuk Kebutuhan Berbeda
Hisense menyediakan panel LCD tambahan untuk menjawab keterbatasan layar e-ink ketika pengguna membutuhkan tampilan yang lebih responsif. Aksesori tersebut dapat dipasang dan dilepas pada bagian belakang ponsel melalui mekanisme magnetis.
Panel LCD itu disebut dapat digunakan saat membuka media sosial, menonton video, atau menjalankan aplikasi Android yang membutuhkan kecepatan penyegaran lebih tinggi. Dengan demikian, pengguna tidak harus selalu mengandalkan karakter tampilan e-ink untuk seluruh aktivitas.
| Komponen | Informasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Layar depan | E-ink | Lebih efisien, tetapi memiliki kecepatan penyegaran rendah |
| Layar tambahan | LCD magnetis | Dapat dipasang dan dilepas di punggung perangkat |
Hisense belum mengungkap ukuran, resolusi, maupun teknologi panel yang digunakan pada LCD tambahan tersebut. Perusahaan juga belum menjelaskan secara rinci skema penjualannya, walaupun informasi yang beredar menyebut aksesori itu dijual terpisah.
Informasi Inti yang Sudah Dikonfirmasi
Selain desain layar ganda, Hisense telah memastikan perangkat ini mendukung jaringan 5G dan menjalankan Android 16. Ponsel tersebut juga memakai chipset Snapdragon dengan proses fabrikasi 4 nanometer.
Model chipset Snapdragon yang dipakai masih belum disebutkan oleh perusahaan. Spesifikasi penting lain, termasuk rincian layar utama dan detail teknis perangkat, juga belum dipublikasikan secara menyeluruh.
| Informasi | Status | Catatan |
|---|---|---|
| Jaringan | Dikonfirmasi | 5G |
| Sistem operasi | Dikonfirmasi | Android 16 |
| Chipset | Dikonfirmasi sebagian | Snapdragon 4 nm, model belum disebutkan |
Kombinasi e-ink dan LCD magnetis menempatkan A10 sebagai perangkat untuk pengguna yang menginginkan fleksibilitas penggunaan, bukan sekadar ponsel Android biasa. Layar e-ink dapat menjadi pilihan saat efisiensi daya dan kenyamanan visual lebih diprioritaskan.
Sebaliknya, LCD tambahan memberi opsi ketika aplikasi membutuhkan animasi dan perpindahan layar yang lebih cepat. Konsep ini sekaligus menegaskan bahwa dua pengalaman visual tersebut tidak disatukan dalam satu panel utama.
Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai pemasaran Hisense A10 di luar China. Rencana ekspansi perangkat tersebut masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari Hisense.
