Honda Brio 2026 tipe E CVT kembali diproduksi setelah sempat santer disebut akan dihentikan. Kembalinya varian ini langsung menempatkannya lagi sebagai salah satu opsi paling menarik di kelas city car otomatis.
Posisinya juga membuat susunan lini Brio kembali lengkap, mulai dari S CVT, E CVT, Special Edition CVT, hingga Brio RS. Bagi konsumen, kehadiran tipe E CVT penting karena berada tepat di tengah, sehingga menawarkan keseimbangan antara harga, kenyamanan, dan kelengkapan fitur.
Mesin 1.200 cc 4 silinder tetap jadi daya tarik utama
Nilai jual terbesar Brio E CVT masih terletak pada sektor penggerak. Honda tetap mempertahankan mesin bensin 1.200 cc 4 silinder segaris SOHC i-VTEC, konfigurasi yang membedakannya dari sebagian rival yang sudah memakai mesin 3 silinder.
Mesin ini menghasilkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 110 Nm pada 4.800 rpm. Tenaganya disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis Earth Dreams CVT, yang dirancang untuk memberi perpindahan rasio halus sekaligus efisien saat dipakai harian di dalam kota.
Karakter mesin 4 silinder juga dikenal lebih halus ketika stasioner. Di sisi lain, durabilitasnya menjadi salah satu alasan Brio terus diminati untuk penggunaan harian.
Tampilan masih familiar, tanpa ubahan radikal
Dari luar, Honda tidak membawa perubahan kosmetik besar pada Brio E CVT. Gril bermotif honeycomb dengan finishing hitam dove masih dipertahankan, dipadukan emblem Honda besar dan garis krom melintang di bagian depan.
Wajah tersebut membuat Brio tetap terlihat modern tanpa meninggalkan identitasnya. Sektor pencahayaan masih mengandalkan lampu utama halogen, meski di dalam rumah lampu sudah terintegrasi Daytime Running Light LED.
Pada bumper depan tersedia housing untuk fog lamp, namun perangkat lampu kabut itu belum menjadi bawaan standar. Di bagian samping, aura sporty hadir lewat pelek two-tone polished berukuran 14 inci dengan ban 175/65.
Lampu sein samping juga masih ditempatkan di pelat bodi kanan dan kiri. Di bagian belakang, tampilannya dibuat sederhana tanpa roof spoiler besar, sementara wiper kaca belakang tetap tersedia untuk membantu visibilitas saat hujan.
Fitur praktis untuk penggunaan sehari-hari
Untuk membantu manuver mundur, bumper belakang dibekali dua sensor parkir. Namun, Brio E CVT belum dilengkapi kamera pemantau belakang.
Fokusnya memang tetap pada kemudahan berkendara di area perkotaan yang padat. Karena itu, kombinasi bodi kompak, pelek 14 inci, dan transmisi otomatis menjadi paket yang paling relevan bagi pembeli yang ingin mobil praktis tanpa banyak kompromi.
Soal harga, informasi nominal resmi Honda Brio 2026 tipe E CVT tidak dicantumkan dalam data yang tersedia. Yang jelas, posisinya berada di atas tipe S CVT dan di bawah Special Edition CVT serta Brio RS.
| Varian Honda Brio 2026 | Posisi | Keterangan Singkat |
|---|---|---|
| S CVT | Terendah | Varian awal dalam lini Brio otomatis |
| E CVT | Tengah | Kembali diproduksi, menjadi opsi seimbang |
| Special Edition CVT | Di atas E CVT | Varian dengan aksesori tambahan |
| Brio RS | Tertinggi | Varian paling atas dalam jajaran Brio |
Kembalinya Honda Brio 2026 tipe E CVT pada akhirnya memperkuat kembali pilihan di segmen city car otomatis. Dengan mesin 1.200 cc 4 silinder, transmisi CVT, dan desain yang tetap akrab, varian ini berpotensi menjadi penekan baru bagi rival di kelas LCGC.







