Honda Civic e:HEV RS Makin Rasa Sporty, S+ Shift Bikin Hybrid Ini Lebih Hidup

Author: Redaksi Android62

Honda Civic e:HEV RS kini mendapat sentuhan yang membuat karakter hybrid-nya terasa lebih dekat ke mobil performa. Fitur S+ Shift hadir dengan simulasi perpindahan gigi yang lebih hidup, tanpa menghilangkan efisiensi yang selama ini menjadi ciri utama model ini.

Bagi pengemudi yang menginginkan sedan hybrid dengan rasa berkendara lebih aktif, pembaruan ini menjadi nilai tambah yang penting. Honda tetap menjaga Civic e:HEV RS sebagai mobil yang seimbang, sehingga nuansa sporty bisa hadir tanpa membuat sisi kepraktisan dan efisiensi ikut hilang.

Simulasi gigi yang terasa lebih nyata

S+ Shift menjadi sorotan karena mampu menampilkan sensasi perpindahan gigi layaknya transmisi otomatis delapan percepatan. Secara teknis, sistem hybrid ini tetap memakai transmisi satu percepatan, karena tenaga utama datang dari motor listrik.

Teknologi tersebut merupakan pengembangan dari Linear Shift Control yang sudah ada sebelumnya. Kini, simulasi perpindahan giginya dibuat lebih bertahap dan realistis, serta didukung paddle shift di balik kemudi.

Masih mengandalkan tenaga hybrid yang kuat

Di balik karakter barunya, Civic e:HEV RS tetap memakai paket penggerak yang sama. Motor listriknya menghasilkan 184 PS dan torsi 315 Nm, sementara mesin bensin 2.0 liter empat silinder injeksi langsung menyumbang 141 PS dan torsi 182 Nm.

Saat kedua sistem bekerja bersama, total output mencapai 203 PS. Angka ini membuat Civic hybrid berada di posisi yang tergolong bertenaga untuk kelas sedan C.

Ada hubungan teknis dengan Prelude

Kehadiran S+ Shift juga membuat Civic e:HEV RS terasa makin dekat dengan Honda Prelude. Model itu memakai konfigurasi hybrid yang mirip, sehingga pengembangan di Civic tidak berdiri sendiri.

Meski begitu, karakter keduanya tetap berbeda. Prelude hadir sebagai coupe dua pintu dan membawa komponen suspensi serta sistem pengereman yang terinspirasi dari Honda Civic Type R, sehingga fokusnya lebih condong ke performa.

Civic tetap mempertahankan peran sebagai sedan harian

Berbeda dari Prelude, Civic RS masih menempatkan keseimbangan sebagai prioritas utama. Mobil ini tetap menyatukan kenyamanan, efisiensi, dan nuansa sporty yang lebih mudah diterima untuk pemakaian harian.

Pendekatan itu membuat pembaruan S+ Shift terasa relevan, karena menambah rasa berkendara tanpa mengubah karakter dasar Civic e:HEV RS. Dengan begitu, model ini tetap cocok untuk pengemudi yang ingin mobil hybrid dengan sensasi lebih engaging.

Peluang hadir di Indonesia terbuka

Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Honda Civic e:HEV RS sudah lebih dulu hadir sebagai satu-satunya varian hybrid untuk model ini. Pasar Indonesia menggunakan bodi sedan, sedangkan versi Jepang berbentuk hatchback.

Dengan pembaruan yang muncul di pasar global, peluang fitur S+ Shift masuk ke Tanah Air terbuka lebar. Kondisi ini sejalan dengan minat terhadap sedan hybrid yang terus berkembang, terutama dari konsumen yang ingin efisiensi tanpa kehilangan rasa berkendara.

Dari sisi harga, Civic RS e:HEV tercatat Rp 699 juta, sedangkan Honda Prelude dibanderol Rp 974,9 juta. Selisih tersebut menegaskan posisi Civic sebagai opsi yang lebih realistis bagi pembeli yang mengincar teknologi baru dalam paket yang tetap seimbang.

Source: moladin.com
Berita Terbaru