Honda Monkey kembali mendapat penyegaran untuk pasar Indonesia dengan fokus pada tampilan. Astra Honda Motor menghadirkan tiga warna baru sekaligus motif jok kotak-kotak yang membuat mini bike legendaris ini terlihat lebih khas tanpa mengubah identitas utamanya.
Pilihan warna anyar itu terdiri dari banana yellow, millenium red, dan pearl cadet gray. Kehadiran kombinasi tersebut memberi kesan lebih ikonik, terutama bagi konsumen yang ingin motor hobi dengan tampilan berbeda dari motor pada umumnya.
Karakter klasik tetap dipertahankan
Meski tampil lebih segar, Honda Monkey masih mempertahankan desain yang telah melekat sejak pertama kali diperkenalkan pada 1961. Siluet bodi kompak, tangki membulat, rangka sederhana, dan proporsi mini bike premium tetap menjadi ciri utama model ini.
Karakter klasik itu dipadukan dengan sentuhan modern agar motor tetap relevan untuk penggunaan saat ini. Panel instrumen digital sudah mampu menampilkan informasi kecepatan, indikator bahan bakar enam bar, odometer, dan dua trip meter.
Seluruh sistem pencahayaan juga sudah memakai lampu LED. Kombinasi detail retro dan modern ini menjaga Honda Monkey tetap punya daya tarik visual sekaligus fungsional untuk berkendara harian maupun city cruising.
Mesin dan kaki-kaki tidak berubah
Di sektor mesin, tidak ada revisi teknis pada model ini. Honda Monkey masih mengandalkan mesin satu silinder 125 cc SOHC dua katup berpendingin udara dengan injeksi PGM-FI.
Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi manual lima percepatan. Spesifikasi bore x stroke tercatat 50,0 x 63,1 mm dengan rasio kompresi 10,0:1, yang menjaga karakter tenaga tetap halus sejak putaran bawah.
| Bagian | Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Mesin | 125 cc, 1 silinder, SOHC, 2 katup | Berpendingin udara dan memakai injeksi PGM-FI |
| Transmisi | Manual 5 percepatan | Menjaga karakter berkendara ringan dan responsif |
| Ban depan | 120/80-12 | Semi dual purpose |
| Ban belakang | 130/80-12 | Semi dual purpose |
Bagian kaki-kaki juga tetap memakai upside down Showa di depan dan suspensi belakang ganda. Setelan ini memberi keseimbangan antara kenyamanan dan nuansa sporty saat motor melintasi berbagai kondisi jalan.
Ban semi dual purpose masih dipertahankan untuk memperkuat citra motor hobi yang punya aura petualang. Dengan paket tersebut, Honda Monkey tetap tampil sebagai premium hobby bike yang menonjol lewat desain dan pengalaman berkendara, bukan perubahan pada performa mesin.
Marketing Director AHM, Octavianus Dwi, menegaskan bahwa Honda Monkey bukan sekadar alat transportasi. Model ini diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup penggemar motor hobi yang ingin mengekspresikan karakter melalui kendaraan yang unik.
Penyegaran warna dan jok baru itu diarahkan untuk konsumen yang ingin tampil fun, fashionable, dan berbeda saat berkendara. Untuk pasar Indonesia, Honda Monkey dipasarkan dengan harga Rp88.094.000 on the road DKI Jakarta.
Source: www.oto.com






