iCAR V27 Siap Menawarkan 1.200 Km Lebih, SUV EREV Ini Bisa Jadi Pembeda di GIIAS 2026

iCAR Indonesia resmi mengonfirmasi kehadiran iCAR V27 di GIIAS 2026, dan model ini langsung menarik perhatian karena membawa teknologi Extended-Range Electric Vehicle atau EREV. Dengan pendekatan tersebut, SUV ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan rasa berkendara mobil listrik, tetapi tetap membutuhkan jarak tempuh yang jauh.

Dalam skema EREV, motor listrik menjadi penggerak utama roda. Mesin bensin 1.5L Turbo tidak menyalurkan tenaga ke roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai ketika kapasitasnya menurun.

Jarak tempuh jadi nilai jual utama

Kombinasi itu membuat iCAR V27 menonjol di antara SUV listrik lain yang umumnya lebih mengandalkan pengisian daya eksternal. Saat tangki bensin penuh dan sistem range extender bekerja optimal, jarak tempuh totalnya disebut bisa menembus lebih dari 1.200 km.

Dalam mode listrik murni, SUV ini diklaim mampu menempuh hingga 200 km dengan metode CLTC. Baterai berkapasitas 34,3 kWh disiapkan untuk mendukung efisiensi sekaligus menjaga fleksibilitas penggunaan harian.

Desain boxy tetap menjadi identitas

Secara tampilan, iCAR V27 tetap mempertahankan karakter boxy yang menjadi ciri khas iCAR. Sosoknya terlihat tegas lewat kap mesin tinggi, overfender lebar, serta pencahayaan modern di bagian depan dan belakang.

Ukurannya juga dibuat lebih besar dibanding V23. Panjang totalnya mencapai 4,9 meter dengan wheelbase 2.910 mm, sehingga posisi V27 lebih dekat sebagai SUV keluarga yang lapang namun tetap terlihat gagah.

Dua pilihan penggerak disiapkan

iCAR menyiapkan dua opsi penggerak untuk V27. Varian RWD memakai satu motor listrik dengan output 185 kW, sedangkan varian AWD mengandalkan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 336 kW.

Untuk mendukung performa, pabrikan mengklaim akselerasi 0-100 km/jam dapat dituntaskan dalam 5,5 detik. Angka itu menempatkan V27 sebagai SUV besar yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga respons tenaga yang cepat.

Potensi besar bagi pasar Indonesia

Kehadiran V27 di GIIAS 2026 dinilai penting karena berpeluang membuka jalan bagi SUV EREV di pasar domestik. Di tengah kebutuhan akan kendaraan elektrifikasi yang praktis untuk perjalanan jauh, format seperti ini bisa menjadi alternatif yang relevan bagi konsumen Indonesia.

Hingga kini, harga resmi dan spesifikasi akhir untuk pasar lokal masih ditunggu. Debutnya di pameran tersebut akan menjadi penentu awal bagaimana iCAR memposisikan V27 di Indonesia.

Berita Terkait