Skema cicilan justru bisa membuat pilihan antara Honda Stylo 160 dan Yamaha Grand Filano Hybrid berbalik arah. Di kelas skutik retro modern, selisih harga awal keduanya tipis, tetapi beban angsuran bulanan bisa terasa berbeda saat uang muka dan tenor mulai dihitung.
Di atas kertas, Honda Stylo 160 dibanderol mulai Rp29,17 juta untuk varian CBS. Sementara itu, Yamaha Grand Filano Hybrid dipasarkan mulai Rp29,5 juta hingga Rp29,9 juta untuk tipe NEO, dan varian Grand Filano Hybrid LUX berada di angka Rp30,75 juta.
Perbedaan harga itu membuat posisi keduanya saling berdekatan, bahkan bisa saling salip tergantung varian yang dipilih. Stylo 160 versi dasar masih lebih murah dari Grand Filano NEO termurah, tetapi Stylo 160 ABS sudah berada di atas Grand Filano LUX dengan kisaran Rp32,43 juta hingga Rp33,93 juta OTR Jakarta.
Cicilan jadi faktor penentu
Saat pembeli memasukkan DP dan tenor ke dalam perhitungan, kesan mahal atau murah bisa berubah. Model yang terlihat lebih terjangkau di label harga belum tentu memberi angsuran yang sama ringan, sehingga keputusan akhir tidak lagi ditentukan oleh desain semata.
Pada Honda Stylo 160, skema pembelian dengan dana awal sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta masih memungkinkan. Dengan uang muka seperti itu, cicilan bulanannya diperkirakan berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2,4 juta untuk tenor 17 hingga 33 bulan.
Jika DP dinaikkan menjadi Rp5 juta, angsuran Stylo 160 bisa turun menjadi sekitar Rp1,27 juta per bulan. Opsi ini memberi ruang bagi pembeli yang ingin menekan beban bulanan tanpa menutup pintu untuk membawa pulang skutik tersebut.
Grand Filano memberi ruang lebih ringan di awal
Yamaha Grand Filano juga tampil dengan skema kredit yang cukup fleksibel. Untuk DP rendah, nilainya disebut mulai Rp1,2 juta hingga Rp1,9 juta, dengan cicilan bulanan sekitar Rp1,2 juta sampai Rp1,4 juta pada berbagai promo Mei 2026.
Rentang itu membuat Grand Filano terasa lebih ramah bagi pembeli yang sangat memperhatikan pengeluaran bulanan. Bagi sebagian konsumen, titik masuk yang lebih ringan bisa menjadi alasan utama untuk memilih model ini lebih dulu.
Pada skema DP sedang, Grand Filano menyediakan uang muka sekitar Rp2,9 juta hingga Rp3,3 juta. Dengan pilihan tersebut, cicilan berada di kisaran Rp1,39 juta hingga Rp1,5 juta untuk tenor sekitar 29 hingga 35 bulan.
Ada juga opsi uang muka besar bagi pembeli yang ingin masa kredit lebih singkat. Dengan DP antara Rp8,8 juta hingga Rp15 juta, cicilan Grand Filano berada di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta dengan tenor sekitar 17 bulan.
Karakter mesin dan rasa berkendara berbeda
Di luar urusan kredit, kedua skutik ini memang menyasar kebutuhan yang tidak sepenuhnya sama. Honda Stylo 160 memakai mesin 156,9 cc dengan teknologi 4 katup, sedangkan Yamaha Grand Filano menggunakan mesin 124,86 cc yang dipadukan sistem mild hybrid.
Perbedaan kapasitas mesin membuat Stylo 160 lebih menonjol bagi konsumen yang mengejar tenaga dan akselerasi lebih kuat. Grand Filano lebih cocok untuk penggunaan perkotaan yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan mobilitas harian yang nyaman.
Karakter visualnya juga dibuat berbeda. Grand Filano membawa gaya elegan yang terinspirasi skuter Eropa, sedangkan Stylo 160 hadir dengan nuansa modern premium yang lebih agresif dan sporty.
Pilihan bisa bergeser dari harga ke cicilan
Jika melihat titik masuk pembiayaan, Grand Filano cenderung unggul karena DP rendah dan angsuran awalnya lebih ringan. Namun Honda Stylo 160 tetap punya daya tarik kuat bagi pembeli yang mengutamakan performa dan karakter mesin yang lebih besar.
Artinya, keputusan akhir bisa bergeser dari pertimbangan harga ke kebutuhan harian dan kemampuan membayar angsuran setiap bulan. Stylo 160 lebih menarik untuk performa dan tampilan modern premium, sedangkan Grand Filano menonjol lewat efisiensi, gaya klasik, dan cicilan yang lebih bersahabat.
Harga OTR dan simulasi cicilan tersebut bersifat perkiraan. Besaran akhirnya tetap bisa berubah mengikuti kebijakan dealer dan leasing di masing-masing daerah.







