Honda Super-ONE Bawa Mode BOOST, Hot Hatch Listrik Mini Ini Siap Menantang Rival Murah Eropa

Mode BOOST menjadi daya tarik paling mencolok dari Honda Super-ONE, karena fitur itu bisa menaikkan tenaga sementara dari 63 dk menjadi 93 dk. Mobil listrik mungil ini juga dibekali transmisi simulasi tujuh percepatan dan Active Sound Control untuk memberi rasa berkendara yang lebih dekat dengan mobil sport bermesin bensin.

Honda memang tidak membangun Super-ONE sebagai mobil listrik kota biasa. Hatchback kecil ini dirancang dengan pendekatan yang lebih emosional, menggabungkan format ringkas, karakter sporty, dan teknologi modern yang ditujukan untuk memberi pengalaman berkendara yang lebih hidup.

Bodi kecil, sasis khusus

Super-ONE menggunakan platform ringan N-Series milik Honda, tetapi struktur dasarnya tidak dibiarkan standar. Honda merombaknya dengan sasis khusus, jarak roda yang lebih lebar, serta bodi yang terlihat lebih berotot.

Hasilnya, posisi berkendara dibuat lebih rendah dan stabil dibanding kendaraan kota pada umumnya. Dimensi mobil ini juga sangat ringkas, dengan panjang hanya 3.395 mm, dan ukurannya disebut jauh lebih kecil dibanding Volkswagen ID. Polo GTI terbaru.

Tenaga listrik dengan lima mode berkendara

Di balik bodinya, Honda memasang motor listrik yang dipasangkan dengan baterai 29,6 kWh. Dalam kondisi normal, tenaganya berada di angka 63 dk atau 47 kW, lalu meningkat lewat mode BOOST ketika pengemudi membutuhkan dorongan ekstra.

Ada lima pilihan mode berkendara yang disediakan, yaitu ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST. Mode CITY juga membawa fungsi one pedal driving, sehingga mobil bisa melambat hingga berhenti penuh hanya dengan melepas pedal akselerator.

Bagi penggunaan harian, pengaturan itu memberi kemudahan saat menghadapi lalu lintas padat. Sementara itu, mode SPORT dan BOOST diposisikan untuk menghadirkan karakter yang lebih agresif saat mobil dipacu lebih dinamis.

Dibuat terasa seperti hot hatch konvensional

Honda tampaknya ingin Super-ONE tidak terasa seperti mobil listrik entry-level pada umumnya. Karena itu, sistem transmisinya dibuat meniru perpindahan gigi, jeda mekanis, hingga suara knalpot seperti pada mobil konvensional.

Paddle shift di balik kemudi juga disediakan agar pengemudi bisa mengoperasikan gigi virtual. Dengan kombinasi itu, Honda mencoba menjaga sensasi yang sering dicari penggemar hot hatch tradisional, meski sumber tenaganya sepenuhnya listrik.

Kabin kompak dengan sentuhan yang lebih serius

Bagian dalam Super-ONE memakai layar infotainment 9 inci yang sudah terintegrasi dengan layanan Google. Honda juga menambahkan jok sport khusus untuk membantu tubuh tetap stabil saat mobil diajak bermanuver.

Sektor audio pun dibuat lebih istimewa lewat sistem suara premium Bose. Ini menjadi pertama kalinya Honda memakai merek audio tersebut pada mobil kompaknya, dengan komposisi delapan speaker dan subwoofer 13,1 liter yang ditempatkan di bagasi.

Jarak tempuh dan rencana pasar

Untuk jarak jelajah, baterai 29,6 kWh pada Super-ONE diklaim mampu membawa mobil melaju hingga 274 km berdasarkan standar WLTP. Pengisian cepat juga tersedia, dengan waktu isi dari 10 persen ke 80 persen sekitar 30 menit.

Di Jepang, model ini dijual mulai 3.390.200 yen atau sekitar Rp378 jutaan. Honda juga menyiapkan ekspansi ke pasar internasional, dan Inggris Raya menjadi salah satu tujuan awal dengan nama baru Honda Super-N yang dijadwalkan hadir pada Juli mendatang.

Di pasar Inggris, harga diperkirakan dimulai dari di bawah 20.000 poundsterling. Dengan banderol itu, Super-ONE terlihat lebih murah dibanding beberapa rival di Eropa, termasuk Volkswagen ID. Polo GTI yang diprediksi dibanderol sekitar 39.300 euro, sementara pesaing terdekat di rentang harga serupa disebut hanya Dacia Spring.

Source: voi.id

Berita Terkait