Harga Rp27,8 juta membuat Honda Supra GTR 150 masih punya ruang di tengah pasar yang makin ramai skutik. Dengan banderol itu, model ini tetap menyasar pembeli yang mencari motor bebek sporty dengan karakter berbeda dari motor matik harian.
Varian tertingginya, yang hadir dalam warna merah hitam, dipasarkan sekitar Rp27,8 juta OTR Jakarta. Di sisi pembelian, konsumen juga masih bisa memilih skema kredit dengan uang muka mulai Rp3,6 juta dan tenor hingga 35 bulan, dengan cicilan sekitar Rp1,3 jutaan per bulan.
Masih mengandalkan karakter sporty
Daya tarik Supra GTR 150 tidak hanya datang dari harga. Motor ini tetap menonjol lewat desain yang agresif sehingga tampil lebih tegas dibanding motor bebek harian yang umumnya sederhana.
Karakter visual itu membuat Supra GTR 150 tetap menarik perhatian hingga 2026. Di saat banyak model baru bertumpu pada kepraktisan skutik, motor ini mempertahankan identitas bebek sport yang lebih dekat dengan kesan dinamis dan performa.
Alternatif di tengah dominasi skutik
Pasar roda dua saat ini memang lebih banyak dikuasai skutik. Namun, kondisi itu tidak sepenuhnya menutup peluang bagi motor bebek sporty seperti Supra GTR 150 untuk tetap bertahan.
Bagi pengendara yang belum ingin berpindah ke skuter matik, model ini menawarkan pilihan yang berbeda. Kombinasi mesin bertenaga dan tampilan tajam menjadi alasan utama motor ini masih dilirik oleh pembeli yang selektif.
Masih relevan untuk konsumen yang mempertimbangkan kebutuhan
Dengan harga Rp27,8 juta, Supra GTR 150 berada di segmen yang tetap harus dipertimbangkan dengan matang oleh calon pembeli. Meski begitu, adanya opsi cicilan dengan DP ringan dan tenor panjang membuatnya masih terbuka bagi pasar yang lebih luas.
Situasi ini membantu Supra GTR 150 tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin berat. Selama masih ada pencinta motor bebek dengan karakter agresif, model ini masih punya tempat tersendiri di pasar roda dua.
