Hotman Paris Hutapea menyoroti etika yang menurutnya harus dijaga saat proses perceraian masih berjalan, terutama ketika urusan harta belum selesai. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa sikap yang memancing polemik di tengah sengketa justru bisa memperkeruh keadaan.
Ia melontarkan sindiran melalui unggahan di Instagram miliknya dan menyinggung situasi mantan istri yang masih dalam proses cerai. Hotman menyebut bahwa jika harta masih diperebutkan, maka membawa pria lain ke fasilitas yang berkaitan dengan aset bersama bukan tindakan yang pantas.
Batas sikap saat sengketa harta belum tuntas
Dalam ucapannya, Hotman mengatakan, “Halo mantan istri yang sedang dalam proses cerai, kalau harta itu adalah yang dicari suamimu yang sedang proses cerai, jangan dibawa cowok dong berenang di kolam renangnya. Enggak boleh begitu.” Kalimat itu langsung menarik perhatian publik karena dianggap menyentuh persoalan yang sedang ramai dibicarakan.
Hotman juga menilai bahwa proses hukum yang berjalan seharusnya dihormati dengan sikap yang lebih tenang. Menurut dia, pamer kedekatan di tengah sengketa aset hanya akan memicu polemik baru yang sebenarnya bisa dihindari.
Kepentingan anak tetap harus diutamakan
Selain persoalan harta, Hotman ikut menyinggung posisi anak dalam perceraian. Ia menilai hubungan anak dengan kedua orang tua tidak boleh terganggu hanya karena konflik rumah tangga yang belum selesai.
“Soal anak, demi kepentingan anak maka kasih dong untuk bertemu dengan bapaknya. Jangan dong begitu,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa anak tidak semestinya ikut menanggung dampak dari pertengkaran orang tua.
Pernyataan itu menjadi penekanan penting di tengah situasi perceraian yang kerap membuat komunikasi antar pihak memburuk. Hotman memandang kepentingan anak harus ditempatkan di atas emosi pribadi masing-masing pihak.
Pesan keras untuk pria yang ikut terlibat
Hotman tidak hanya menyoroti pihak perempuan yang sedang menjalani perceraian, tetapi juga pria yang dekat dengannya. Ia meminta pria seperti itu menjaga jarak dari rumah atau aset yang status kepemilikannya belum jelas.
“Loe, jangan masuk dong ke kolam renang rumahnya. Gengsi lah jadi cowok, enggak punya harga diri,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa seorang laki-laki semestinya menunjukkan martabat, bukan ikut masuk ke dalam urusan aset yang masih bersengketa.
Hotman juga mengatakan, “Kau laki-laki harus punya harga diri, buat laki-laki yang pacaran sama mantan istri orang. Jangan sekali-kali tidur di rumah itu apalagi rumah itu belum jelas milik siapa, apalagi kau renang, cumbu-cumbuan di kolam renang. Malu lah kau jadi laki-laki.”
Sorotan publik ikut melebar ke Giorgio Antonio
Pernyataan itu muncul setelah Ruben Onsu turut menjadi perhatian karena mengunggah video rumah mewah di media sosial. Unggahan tersebut sempat memicu spekulasi warganet karena dikaitkan dengan Giorgio Antonio.
Belakangan diketahui, video itu bukan rekaman milik Ruben. Video tersebut sebelumnya sudah diunggah Giorgio Antonio, pengusaha yang kerap dijuluki Papagio, dan menampilkan aktivitasnya sepulang bekerja.
Dalam video itu, Giorgio menyebut dirinya lebih memilih pulang dan memulihkan tenaga di rumah ketimbang menghabiskan waktu di luar. Ia mengatakan, “Mau ngopi di luar jalanan macet malah bikin pusing, yang paling benar adalah recharge di rumah saja sih.”
Reaksi publik terhadap unggahan tersebut ikut membesar karena muncul di tengah perhatian terhadap hubungan Sarwendah dan Giorgio Antonio. Di titik inilah komentar Hotman Paris terbaca sebagai sindiran yang menyinggung dinamika yang sedang hangat di media sosial.
Soal kemandirian finansial kembali ditegaskan
Di bagian akhir, Hotman kembali menekankan pentingnya kemandirian finansial bagi laki-laki. Ia menyebut bahwa seorang pria perlu berdiri dengan kemampuan sendiri agar tidak terlihat bergantung pada situasi yang rumit.
“Makanya, jadi laki-laki harus berduit jangan bokek,” tutupnya. Ucapan itu menegaskan pandangan Hotman bahwa harga diri laki-laki juga tercermin dari kemampuan untuk tidak ikut terseret ke dalam urusan aset yang belum selesai secara hukum.
