Persaingan HP murah kini tidak lagi berhenti pada harga rendah. Di rentang Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan, layar 120Hz, baterai besar, dan pengisian cepat mulai menjadi pembeda utama yang paling terasa bagi pengguna harian.
Sejumlah model yang beredar menunjukkan arah pasar yang makin agresif, dari Samsung hingga iQOO. Konsumen pun mendapat lebih banyak pilihan yang tidak hanya cukup untuk kebutuhan dasar, tetapi juga lebih nyaman untuk belajar, hiburan, dan kerja ringan.
iQOO Z10 Lite tampil paling mendekati kelas menengah
Di antara model yang disebut, iQOO Z10 Lite tampil sebagai salah satu yang paling menonjol. Ponsel ini membawa layar AMOLED 6,67 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.800 nits.
Untuk performa, perangkat ini menggunakan Snapdragon 685 dengan GPU Adreno 610. Baterainya berkapasitas 6.000mAh dan sudah didukung pengisian cepat 44W serta bypass charging.
Di sektor fotografi, iQOO menyematkan kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX. Fitur lain yang ikut dibawa mencakup NFC dan sertifikasi ketahanan IP68 serta IP69, dengan harga sekitar Rp2.499.000.
Tiga pemain lain menekan harga dan fitur
Di kelas yang lebih terjangkau, Xiaomi Redmi 15C menawarkan layar 6,9 inci berrefresh rate 120Hz, prosesor MediaTek Helio G81 Ultra octa-core, serta GPU Mali-G52. Varian memorinya tersedia dalam RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB dan RAM 8GB dengan memori internal 256GB.
Ponsel ini juga membawa baterai 6.000mAh dengan pengisian cepat 33W. Harga yang disebut berada di kisaran Rp1.598.000.
Samsung Galaxy A07 hadir di harga Rp1.399.000 dengan MediaTek Helio G99, RAM 4GB, dan penyimpanan 64GB. Layarnya memakai panel PLS LCD Infinity Display 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz, sedangkan bodinya dibuat tipis sekitar 7,6 mm dan berbobot 189 gram.
| Model | Layar | Chipset | Harga |
|---|---|---|---|
| Xiaomi Redmi 15C | 6,9 inci, 120Hz | MediaTek Helio G81 Ultra | Rp1.598.000 |
| Samsung Galaxy A07 | 6,7 inci, 90Hz | MediaTek Helio G99 | Rp1.399.000 |
| Infinix Smart 10 | 6,67 inci, 120Hz | T7250 | Rp1.099.000 |
| iQOO Z10 Lite | AMOLED 6,67 inci FHD+, 120Hz | Snapdragon 685 | Rp2.499.000 |
Infinix mengejar nilai jual paling tinggi di kelas murah
Infinix masih menjaga agresivitasnya lewat model yang memakai Helio G81 Ultimate, RAM 8GB yang bisa diperluas hingga 16GB, dan penyimpanan 256GB. Layarnya berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 700 nits.
Sisi kameranya mengandalkan sensor utama 50MP dan kamera depan 8MP. Perangkat ini juga didukung baterai 5.160mAh dengan pengisian cepat 45W, perekaman video hingga 2K, NFC, serta slot microSD sampai 1TB.
Untuk pengguna yang ingin lebih hemat, Infinix Smart 10 menjadi opsi paling murah dalam daftar ini. Ponsel tersebut dibekali chipset T7250, sistem operasi XOS 15 berbasis Android 15, RAM 4GB yang dapat diperluas menjadi 8GB, dan memori internal 64GB.
Layarnya berukuran 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz, sementara baterainya 5.000mAh dengan pengisian daya 15W. Ada juga kamera depan dan belakang 8MP serta dukungan kartu memori eksternal hingga 2TB, dengan harga sekitar Rp1.099.000.
Sejumlah informasi mengenai ponsel-ponsel itu masih bersumber dari laporan awal dan video rekomendasi yang beredar. Karena itu, calon pembeli tetap perlu memeriksa spesifikasi resmi dan harga di tiap wilayah sebelum membeli.
Arah pasar menunjukkan bahwa HP murah semakin mengutamakan kenyamanan pakai ketimbang sekadar angka dasar. Layar cepat, baterai jumbo, dan penyimpanan lega kini makin sering muncul sebagai paket utama di kelas harga terjangkau.







