Di kelas HP harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan, pilihan untuk bermain game kini tidak lagi sekadar mencari perangkat termurah. Sejumlah model sudah membawa kombinasi yang lebih seimbang, mulai dari tenaga yang cukup, layar yang lebih mulus, baterai besar, sampai sistem yang nyaman untuk dipakai setiap hari.
Menariknya, masing-masing ponsel di kelas ini punya fokus yang berbeda. Ada yang lebih cocok untuk game ringan, ada yang menonjol karena refresh rate tinggi, ada yang mengutamakan daya tahan baterai, dan ada pula yang dipilih karena kestabilan sistemnya.
Pilihan paling hemat untuk game ringan
Untuk pengguna yang ingin menekan budget serendah mungkin, POCO C71 muncul sebagai salah satu opsi yang paling mudah dilirik. Harga awalnya berada di kisaran Rp1,6 jutaan dan perangkat ini masih dinilai layak untuk memainkan Mobile Legends serta Free Fire pada pengaturan rendah hingga menengah.
Di luar urusan game, POCO C71 juga masih aman dipakai untuk kebutuhan harian seperti media sosial, chatting, dan streaming. Karena itu, perangkat ini lebih cocok bagi pengguna yang ingin ponsel serbaguna tanpa harus keluar biaya besar.
Tenaga lebih siap untuk permainan yang lebih berat
Jika kebutuhan bergeser ke game yang lebih menuntut, Infinix Hot 60 Pro Plus menawarkan karakter yang lebih agresif. Ponsel ini dibekali RAM hingga 8GB dan penyimpanan besar, sehingga lebih leluasa saat dipakai bermain maupun membuka banyak aplikasi.
Perangkat ini disebut mampu menjalankan PUBG Mobile dan Genshin Impact pada setelan grafis menengah dengan cukup stabil. Dukungan refresh rate tinggi juga membantu animasi terlihat lebih halus selama sesi bermain, sementara harganya berada di sekitar Rp2,3 jutaan.
Layar mulus jadi nilai jual utama
POCO C85 membawa daya tarik yang berbeda lewat layar ber-refresh rate 120Hz. Karakter ini membuat gerakan di dalam game terasa lebih responsif dan memberi pengalaman visual yang lebih halus saat digunakan.
Perangkat ini cocok untuk Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile. Ketiganya disebut bisa berjalan lebih smooth, sehingga POCO C85 menjadi opsi menarik bagi pengguna yang ingin naik kelas dari HP murah biasa ke perangkat yang lebih siap untuk gaming kompetitif ringan.
Baterai besar untuk pemakaian lebih panjang
Bagi pengguna yang sering bermain lama dan tidak ingin terlalu sering mencari colokan, Redmi Note 15 menawarkan pendekatan yang lebih fokus pada daya tahan. Ponsel ini memakai baterai 6000mAh, dan kapasitas itu menjadi nilai penting untuk sesi gaming yang panjang.
Walau begitu, pengalaman visualnya tetap dibuat nyaman karena layar dengan refresh rate tinggi masih memberi tampilan yang mulus saat dipakai bermain atau multitasking. Redmi Note 15 dibanderol sekitar Rp2,7 jutaan, sehingga cocok untuk pengguna aktif dengan mobilitas tinggi.
Stabil untuk dipakai jangka panjang
Samsung Galaxy A07 tidak mengejar tenaga paling besar, tetapi tetap punya tempat di kelas ini berkat pendekatan yang lebih seimbang. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang mengutamakan kestabilan sistem dan kenyamanan pemakaian jangka panjang.
Nilai tambah utamanya ada pada antarmuka One UI dan dukungan pembaruan software berkala. Meski performa gaming-nya tidak disebut seagresif beberapa rival, perangkat ini tetap mampu menjalankan game populer dengan cukup baik dan dijual di kisaran Rp2,2 jutaan.
Lima model ini menunjukkan bahwa HP gaming murah kini tidak lagi seragam. Ada yang unggul di performa, ada yang kuat di baterai, ada yang menonjol di kelancaran layar, dan ada pula yang lebih mengedepankan kestabilan sistem untuk penggunaan harian.
Pilihan akhirnya tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk game ringan dengan bujet paling hemat, POCO C71 masih relevan, sedangkan pengguna yang lebih sering memainkan PUBG Mobile atau Genshin Impact bisa melirik Infinix Hot 60 Pro Plus sebagai opsi yang lebih siap tempur.
