Huawei MatePad Mini segera hadir di Indonesia pada 24 Juni, membawa kombinasi yang jarang ditemukan pada tablet ringkas. Perangkat ini tampil dengan bodi setebal 5,2 mm dan bobot 260 gram, namun tetap dibekali sejumlah fitur yang biasanya lebih umum pada tablet berukuran besar.
Di tengah persaingan tablet kompak, Huawei menempatkan MatePad Mini sebagai perangkat serba bisa untuk hiburan, membaca, menulis, menggambar, hingga bekerja. Fokus itu terlihat dari pilihan layar, dukungan stylus, dan paket aplikasi produktivitas yang disiapkan perusahaan.
Layar OLED PaperMatte jadi nilai jual utama
Salah satu daya tarik terbesar MatePad Mini ada pada layarnya. Huawei membekali tablet ini dengan panel OLED PaperMatte berukuran 8,8 inci yang dirancang untuk memberi sensasi menulis seperti di atas kertas sekaligus membantu mengurangi pantulan cahaya.
Layarnya memiliki resolusi 2,5K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan hingga 1.800 nits. Bezel di sekeliling layar juga dibuat sangat tipis, yakni 2,9 mm, sehingga area tampilan diklaim meluas 9,4 persen dengan rasio screen-to-body mencapai 92 persen.
Huawei juga menyiapkan mode Eye Comfort untuk menyaring cahaya biru dan mode eBook yang menampilkan konten dalam warna hitam putih. Perangkat ini turut mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland dan SGS Low Visual Fatigue untuk menunjang kenyamanan pemakaian dalam durasi panjang.
Dirancang untuk kerja, catat, dan kreasi
Meski berukuran kecil, MatePad Mini tidak ditujukan sekadar sebagai tablet konsumsi konten. Huawei menyertakan Huawei Notes yang bisa mengenali tulisan tangan serta rumus perhitungan matematika, sehingga perangkat ini lebih relevan untuk pelajar maupun pengguna yang sering mencatat.
Untuk pengolahan dokumen, Huawei menyediakan WPS PC Level, sementara kebutuhan menggambar ditopang aplikasi GoPaint. Tablet ini juga kompatibel dengan case Huawei Fold Cover yang dapat digunakan dalam beberapa mode pemakaian.
Ekosistemnya diperkuat oleh stylus Huawei M-Pencil generasi ketiga. Aksesori ini disebut mendukung 10.000 tingkat sentuhan dan latensi rendah 0,8 ms untuk pengalaman menulis dan menggambar yang lebih presisi.
Kamera dan baterai tidak sekadar pelengkap
Di sektor kamera, Huawei MatePad Mini membawa kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP. Modul kameranya tampil dengan cincin bergaya seperti jam tangan mewah, sementara kamera depan 32 MP ditempatkan di salah satu sudut layar untuk selfie dan video call.
Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa tablet ini tidak hanya diarahkan untuk membaca dan bekerja, tetapi juga untuk komunikasi visual dan pembuatan konten ringan. Pada saat yang sama, baterai 6.400 mAh disiapkan agar perangkat tetap awet dipakai sepanjang hari.
Huawei mengklaim baterai itu mampu digunakan untuk menonton video hingga 15,5 jam. Pengisian dayanya sudah mendukung fast charging 66W, sehingga perangkat tipis ini tetap ditopang oleh spesifikasi daya yang kompetitif.
Harga masih menunggu pengumuman resmi
Huawei belum membuka harga MatePad Mini untuk pasar Indonesia. Detail mengenai varian resmi yang akan dijual juga masih akan diumumkan saat peluncuran pada 24 Juni.
Sejumlah spesifikasi yang sudah diungkap menunjukkan arah yang jelas: Huawei ingin menghadirkan tablet kecil yang tetap terasa premium, nyaman dipakai lama, dan siap mendukung produktivitas harian. Dengan bodi sangat tipis, layar OLED PaperMatte, stylus M-Pencil, serta baterai besar, MatePad Mini menjadi salah satu perangkat yang paling menarik untuk dipantau menjelang peluncurannya di Indonesia.
