Polisi Inggris Terima Laporan Baru, Dugaan terhadap David Sullivan Makin Serius

Author: Redaksi Android62

Penyelidikan terhadap dugaan perilaku predator seksual yang menyeret nama David Sullivan terus berkembang setelah Kepolisian Essex menerima informasi tambahan dari publik. Otoritas setempat menyebut laporan itu masih diproses secara serius dan penyelidikan belum selesai.

Nama Sullivan kembali menjadi sorotan karena ia baru saja mundur dari jabatan ketua West Ham United di tengah tuduhan yang ia bantah sepenuhnya. Pria berusia 77 tahun itu menyebut tuduhan terhadap dirinya sebagai “tuduhan palsu”.

Polisi dan regulator ikut memantau

Kepolisian Essex menyatakan telah menerima beberapa kontak baru setelah tuduhan tersebut muncul ke publik. Pada saat yang sama, Regulator Sepak Bola Independen atau IFR juga memantau situasi dan berkomunikasi dengan klub untuk menilai kelayakan Sullivan sebagai salah satu pemilik.

Di level pemerintahan, Downing Street menyebut tuduhan yang muncul itu mengerikan dan menilai polisi memang berhak menelusuri klaim tersebut. Kepolisian Metropolitan juga menyampaikan bahwa mereka sedang menyelidiki laporan terkait dugaan pengambilan gambar tidak senonoh dan eksploitasi seksual di sejumlah lokasi di London dan Essex pada 1980-an.

Isi tuduhan yang diangkat media

BBC dan The Times melaporkan kesaksian tujuh perempuan yang menuduh adanya perilaku eksploitatif saat Sullivan mengelola tabloid Daily Sport dan Sunday Sport pada masa lalu. Menurut laporan itu, tuduhan tersebut berkaitan dengan dugaan tekanan terhadap model muda atau calon model yang masih berada di akhir belasan hingga awal dua puluhan.

The Times juga menyebut investigasinya berlangsung selama dua tahun dan melibatkan wawancara dengan puluhan mantan model serta sumber lain di industri tersebut. Sementara itu, tuduhan yang diangkat kedua media itu berasal dari periode 1980-an dan 1990-an.

Bantahan Sullivan

Melalui pernyataan yang disampaikan pengacaranya, Sullivan menegaskan dirinya tidak bersalah dan membantah seluruh tuduhan. Ia juga mengatakan bahwa pemberitaan media keliru menggambarkan kesepakatan dengan Asosiasi Sepak Bola atau FA sebagai bentuk “larangan” disiplin.

Dalam penjelasannya, Sullivan menyebut selama 16 tahun di West Ham United ia tidak pernah bertemu langsung dengan pemain akademi atau tim wanita secara satu lawan satu. Menurut dia, kesepakatan sementara dengan FA dibuat agar ia tidak melakukan pertemuan semacam itu sampai proses atas satu pengaduan anonim terkait peristiwa pada 1981 selesai ditangani.

Langkah penyelidikan masih berjalan

Kepolisian Essex menerima laporan dari Kepolisian Metropolitan pada 2023, lalu meninjau sejumlah klaim lain yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran seksual pada 2008 dan 2021. Setelah peninjauan itu, polisi saat itu memutuskan tidak mengambil langkah lanjutan.

Seorang juru bicara kepolisian menegaskan bahwa pihaknya menanggapi dugaan semacam ini dengan sangat serius dan mendorong siapa pun yang merasa menjadi korban untuk melapor. Hingga kini, perhatian publik terhadap posisi Sullivan di West Ham masih besar karena kasus ini menyentuh reputasi pemilik klub sekaligus proses penilaian dari otoritas sepak bola Inggris.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru