Huawei MatePad Pro Max mengusung ambisi untuk mengambil sebagian peran laptop melalui dukungan AI PC-Level pada perangkat tablet 13 inci. Perangkat ini ditujukan bagi profesional yang perlu mengolah dokumen, menyusun presentasi, mencatat rapat, dan membuat materi visual saat bekerja secara mobile.
Pendekatan utamanya terletak pada PC-Level WPS Office yang dipadukan dengan sejumlah fungsi kecerdasan buatan. Pengguna dapat memanfaatkan AI Summarize untuk merangkum dokumen panjang, Grammar Polish untuk menyempurnakan naskah, serta Smart Create untuk menyusun draf proposal.
Produktivitas dalam Perangkat Ringkas
Huawei menempatkan Huawei MatePad Pro Max sebagai perangkat kerja premium, bukan semata tablet untuk konsumsi konten. Kombinasi area layar luas dan fitur produktivitas tersebut diarahkan untuk pengguna yang tidak selalu bekerja dari meja kantor.
Untuk pekerjaan kreatif, Huawei turut menyertakan aplikasi GoPaint dengan dukungan AI. Aplikasi ini menyediakan Fluid Brush dan Intelligent Colour Card yang ditujukan untuk membantu desainer serta creative director mengerjakan visual yang lebih kompleks dan presisi.
Catatan rapat juga menjadi salah satu fokus ekosistem perangkat ini melalui Huawei Notes. Fitur Note Replay menyinkronkan rekaman suara dengan catatan tulisan tangan agar pengguna dapat meninjau kembali pembahasan rapat secara lebih teratur.
Harga dan Paket Penawaran
Menurut Suara.com, MatePad Pro Max tersedia di Indonesia dalam dua varian penyimpanan. Keduanya hadir dalam pilihan warna Blue dan Space Gray.
| Varian | Harga | Warna |
|---|---|---|
| 256GB | Rp19.999.999 | Blue, Space Gray |
| 512GB | Rp26.999.999 | Blue, Space Gray |
Pada periode promosi 22 Juli hingga 21 Agustus 2026, Huawei menawarkan benefit dengan nilai hingga Rp11,5 juta. Paket tersebut mencakup Huawei Glide Keyboard, M-Pencil Pro, serta langganan WPS AI selama satu tahun.
Selisih harga antara varian 256GB dan 512GB mencapai Rp7 juta. Pilihan kapasitas tersebut memberi opsi bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar untuk dokumen dan materi kerja.
Tipis, Ringan, dan Berbodi Metal
Perangkat ini memiliki ketebalan 4,7 mm dan bobot sekitar 509 gram. Huawei menyebut dimensinya menjadikan perangkat tersebut sebagai tablet pro 13 inci tertipis dan teringan di dunia.
Meski berprofil tipis, perangkat memakai bodi full-metal unibody. Huawei juga menerapkan Cloud Falcon Architecture untuk menjaga struktur perangkat tetap kokoh.
Karakter fisik tersebut menjadi penting bagi pengguna yang kerap bekerja dari bandara, ruang rapat, atau lokasi produksi kreatif. Layar yang lebih besar dapat dibawa tanpa harus memakai perangkat dengan bobot seperti laptop berukuran besar.
Layar Luas dengan Lapisan PaperMatte
MatePad Pro Max menggunakan layar Flexible OLED 3K berukuran 13 inci dengan rasio layar ke bodi 94 persen. Area tersebut menjadi ruang kerja utama untuk membuka dokumen, membuat catatan, dan mengolah materi visual.
Layar PaperMatte dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya pada panel. Lapisan anti-silau ini ditujukan agar tampilan lebih nyaman dilihat saat pengguna bekerja di bawah pencahayaan terang atau sinar matahari langsung.
Huawei melengkapi perangkat dengan Huawei Glide Keyboard yang memiliki slot penyimpanan stylus terintegrasi. Rancangan itu memungkinkan aksesori penting disimpan bersama tablet ketika dibawa bepergian.
Daya perangkat berasal dari baterai 10.400 mAh yang didukung pengisian 66W Huawei SuperCharge. Kombinasi ini disiapkan untuk menunjang penggunaan harian di luar ruang kerja tetap.
Bersamaan dengan peluncuran MatePad Pro Max, Huawei juga memperkenalkan MatePad 11.5 AI Edition. Model tersebut ditawarkan sebagai pilihan lebih ringkas dan lebih terjangkau bagi pengguna yang menginginkan dukungan produktivitas berbasis AI.
Source: www.suara.com






