Bodi 4,7 mm langsung menjadi sorotan utama saat Huawei memperkenalkan MatePad Pro Max di Bangkok, Thailand. Dengan ketebalan seperti itu, tablet berlayar 13,2 inci ini terasa jauh lebih ekstrem daripada kebanyakan perangkat sekelasnya.
Huawei juga mengemas perangkat ini dengan bobot yang sangat ringan untuk ukuran tablet besar. Versi reguler memiliki bobot 499 gram, sedangkan varian PaperMatte sedikit lebih berat di 509 gram.
Tipis, tetapi tetap terasa premium
Meski mengejar profil yang sangat ramping, Huawei tidak mengorbankan kesan mewah pada MatePad Pro Max. Bingkai metal membuat perangkat ini tetap tampak kokoh saat dilihat dari dekat.
Bagian frame juga dipakai untuk menempatkan sejumlah komponen penting. Huawei memasang enam speaker, empat mikrofon, tombol volume yang sangat ramping, serta tombol daya yang dibuat hampir rata dengan bodi.
Penempatan tombolnya juga tidak biasa. Dalam orientasi landscape, tombol volume berada di kiri atas dekat modul kamera, sementara tombol daya ditempatkan di sisi kiri sejajar dengan speaker.
Layar besar dengan bezel sangat tipis
Di sisi depan, Huawei membenamkan panel OLED 13,2 inci dengan bezel 3,55 mm. Kombinasi ini membuat area tampilan terlihat lega dan modern.
Kamera depan 12 MP ditempatkan di bezel yang tipis dan dibuat cukup mungil. Dari pandangan sekilas, keberadaannya nyaris samar sehingga bagian depan tablet tampak sangat bersih.
Untuk kamera belakang, Huawei menaruh sensor 50 MP di sudut punggung perangkat. Modulnya dibuat bulat dan dipadukan dengan lampu kilat LED.
Disiapkan untuk kerja kreatif dan produktivitas
Huawei memposisikan MatePad Pro Max sebagai tablet untuk produktivitas dan kreativitas. Dukungan stylus membuatnya bisa dipakai untuk menggambar, menulis catatan tangan, dan berbagai pekerjaan visual lain.
Tablet ini juga bisa dipasangkan dengan keyboard magnetik dan mouse. Dengan aksesori tersebut, pengalaman pemakaian diarahkan agar terasa lebih mirip laptop, terutama karena ukuran layarnya yang besar.
Dalam pengalaman singkat di area demo setelah peluncuran, layar perangkat ini disebut responsif saat disentuh jari maupun stylus M-Pencil. Performa itu juga terasa saat dipakai menggambar, dari menggoreskan tinta digital hingga memilih brush dan warna, yang berjalan mulus tanpa lag terlihat.
Masuk pasar Indonesia, tetapi jadwal belum ada
MatePad Pro Max hadir bersama sejumlah produk baru Huawei lainnya untuk pasar global, termasuk Watch Fit 5 series dan smartphone Nova 15 Max. Kehadiran tablet ini menunjukkan Huawei masih agresif di segmen perangkat premium berlayar besar.
Untuk pasar Indonesia, perangkat ini dipastikan akan masuk. Namun, jadwal kehadirannya belum diumumkan.
Dengan layar OLED 13,2 inci, bodi 4,7 mm, bobot di bawah 510 gram, serta dukungan stylus dan keyboard magnetik, MatePad Pro Max menonjol sebagai salah satu tablet Huawei yang paling menarik saat ini. Daya tarik terbesarnya justru datang dari kesan pertama yang paling mudah terasa, yaitu desain supertipis yang tidak umum untuk tablet sebesar ini.
