Huawei Watch Buds 2 hadir dengan konsep yang jarang ditemui di pasar wearable karena earbuds dapat disimpan langsung di dalam bodi jam. Perangkat ini diposisikan sebagai smartwatch premium yang menggabungkan dua fungsi sekaligus, sehingga pengguna bisa membawa lebih sedikit perangkat saat beraktivitas.
Kehadiran Watch Buds 2 juga menandai pembaruan untuk lini Watch Buds setelah tidak mendapat penyegaran selama tiga tahun. Huawei tetap mempertahankan ide utama generasi sebelumnya, tetapi menghadirkannya dengan tampilan yang lebih mewah dan sejumlah penyempurnaan pada sisi praktis.
Tampilan dibuat lebih elegan
Huawei membekali Watch Buds 2 dengan desain bernuansa klasik yang terasa lebih premium dibandingkan wearable biasa. Strap kulit premium dengan detail jahitan memberi kesan mewah sejak awal, sementara bodinya menggunakan titanium alloy kelas aerospace.
Pemilihan material tersebut membuat perangkat tetap terasa ringan, tetapi juga diklaim kokoh untuk penggunaan harian. Di bagian depan, layar AMOLED bundar berukuran 1,5 inci dipasang sebagai pusat kendali utama.
Layar itu memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3000 nits. Dengan angka tersebut, tampilan diklaim tetap mudah dibaca meski berada di bawah sinar matahari langsung.
Earbuds tetap jadi daya tarik utama
Keunikan Watch Buds 2 tetap bertumpu pada earbuds yang disimpan di dalam casing jam. Konsep ini memungkinkan smartwatch dan TWS hadir dalam satu perangkat yang lebih ringkas untuk dibawa ke mana-mana.
Pada generasi kedua ini, Huawei menyempurnakan cara pakainya agar lebih cepat dan mudah. Earbuds kini bisa digunakan di telinga kiri maupun kanan tanpa perlu membedakan sisi perangkat, karena sistem akan menyesuaikan secara otomatis.
Pembaruan tersebut membuat proses pemakaian terasa lebih praktis, terutama saat pengguna sedang tergesa-gesa. Saat earbuds dimasukkan kembali ke dalam jam, pengisian daya berjalan otomatis tanpa perlu casing terpisah.
Pemakaian audio dibuat lebih sederhana
Selain desain dan penyimpanan yang unik, Huawei juga menyoroti peningkatan kualitas audio pada Watch Buds 2. Perusahaan menyebut performanya jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Untuk ketahanan pakai, earbuds diklaim mampu memutar musik hingga 3 jam ketika Active Noise Cancellation aktif. Jika fitur ANC dimatikan, durasinya bisa mencapai sekitar 4 jam.
Pengaturan audio juga dibuat lebih ringkas karena volume dan kontrol lain dapat diakses langsung dari smartwatch. Skema ini memberi kenyamanan bagi pengguna yang ingin berpindah fungsi tanpa sering membuka smartphone.
Fitur kesehatan tetap dipertahankan
Meski membawa earbuds di dalam bodi, Watch Buds 2 tetap berjalan sebagai smartwatch yang lengkap. Huawei membekalinya dengan fitur kesehatan yang umum dicari pada perangkat wearable kelas premium.
Sejumlah fungsi yang tersedia mencakup pemantauan detak jantung, deteksi gangguan jantung, monitoring sleep apnea, serta pemantauan risiko gula darah. Ada juga fitur pelacakan kualitas tidur untuk membantu pengguna memahami pola istirahat mereka.
Kombinasi fungsi tersebut menunjukkan bahwa Watch Buds 2 tidak hanya mengandalkan sisi hiburan. Perangkat ini juga diarahkan sebagai alat pemantau kesehatan harian yang tetap praktis digunakan.
Harga diposisikan di kelas premium
Huawei Watch Buds 2 dibanderol mulai 3.488 yuan. Harga tersebut menempatkannya di segmen premium, dengan daya tarik utama pada material, tampilan, dan konsep 2-in-1 yang tidak umum.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kehadiran perangkat tersebut di pasar Indonesia. Namun, konsep jam pintar yang sekaligus menyimpan earbuds di dalam bodi jelas ditujukan untuk pengguna yang mencari perangkat berbeda dari smartwatch pada umumnya.







