Hujan Lebat Dan Angin Kencang Masih Mengancam, BMKG Beberkan Daftar Wilayah Terdampak Hingga Akhir April

Menjelang akhir April, BMKG masih menaruh perhatian besar pada potensi hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah daerah memang mulai bergerak ke arah musim kemarau, tetapi kondisi atmosfer yang belum stabil membuat hujan belum benar-benar berakhir.

Dalam prakiraan terbaru, BMKG menyebut cuaca pada periode ini bisa berubah cepat. Hujan ringan hingga lebat masih berpeluang turun di banyak wilayah, dan pada beberapa lokasi intensitasnya dapat meningkat disertai hembusan angin kencang.

Hujan masih tercatat di banyak wilayah

Pada 20–23 April, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih tersebar di sejumlah daerah. BMKG mencatat curah hujan tinggi di Nusa Tenggara Timur sebesar 125,3 mm/hari, Aceh 98,0 mm/hari, dan Kalimantan Tengah 85,0 mm/hari.

Selain itu, beberapa wilayah lain juga mencatat hujan lebat hingga sangat lebat. Kepulauan Riau mencapai 83,0 mm/hari, Jawa Timur 70,2 mm/hari, Jawa Barat 69,7 mm/hari, dan Sumatera Barat 58,5 mm/hari.

Faktor atmosfer masih aktif

BMKG menjelaskan bahwa hujan yang masih bertahan dipicu oleh dinamika atmosfer yang aktif. Gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity atau MRG, serta Madden-Julian Oscillation atau MJO disebut masih berperan di beberapa wilayah.

Di sisi lain, sirkulasi siklonik di perairan dan pesisir barat Sumatera hingga Jawa Barat dan Jawa Tengah juga ikut membentuk daerah pertemuan angin. Kondisi itu memperkuat konvergensi dan konfluensi sehingga awan hujan lebih mudah tumbuh.

Pemanasan permukaan pada siang hari dan kelembapan udara yang masih tinggi di lapisan bawah turut mendukung pembentukan awan konvektif. Awan jenis ini kerap memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Peluang hujan masih besar dalam sepekan

Untuk sepekan ke depan, BMKG memprakirakan cuaca Indonesia masih didominasi hujan ringan hingga lebat. Pada 24–26 April, sejumlah wilayah juga berpotensi menghadapi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang.

Wilayah berstatus waspada pada periode itu mencakup Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

BMKG juga menetapkan status siaga untuk Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Maluku, dan Papua. Pada periode tersebut, tidak ada wilayah yang masuk kategori awas.

Angin kencang ikut dipantau

Selain hujan, BMKG juga menyoroti peluang angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Potensi ini diperkirakan muncul di Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Selatan.

Memasuki 27–30 April, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di banyak daerah. Wilayah berstatus waspada tetap luas, meliputi antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Pada periode akhir April itu, status siaga hanya tercatat di Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan. BMKG juga tidak menetapkan status awas, sementara potensi angin kencang diprakirakan melanda Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Situasi ini menunjukkan bahwa masa peralihan menuju kemarau belum sepenuhnya stabil di banyak wilayah. Masyarakat di daerah waspada dan siaga diminta tetap memantau pembaruan prakiraan BMKG karena hujan dapat datang cepat, memicu genangan lokal, dan pada waktu tertentu disertai angin kencang.

Source: www.idntimes.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer