Hyundai Ioniq 3 diposisikan sebagai salah satu model listrik baru yang paling menarik perhatian menjelang GIIAS 2026. Mobil ini ditempatkan di bawah Ioniq 5 dan Ioniq 6, dengan karakter yang lebih ringkas untuk kebutuhan perkotaan.
Menariknya, varian Long Range Ioniq 3 menawarkan jarak tempuh hingga 496 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar WLTP. Angka itu membuatnya menjadi salah satu tawaran paling relevan bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik kompak, tetapi tetap bisa dipakai jarak jauh.
Dimensi kompak, ruang kabin tetap lega
Hyundai Ioniq 3 mengusung konsep aerodinamis Aero Hatch yang diarahkan untuk mendukung efisiensi sekaligus membangun karakter hatchback yang cocok untuk penggunaan harian. Dari sisi ukuran, mobil ini memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.505 mm.
Untuk varian N Line, panjangnya sedikit berbeda menjadi 4.170 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.680 mm, sementara lantai kabin dibuat datar agar ruang kaki penumpang terasa lebih lapang.
| Varian | Kapasitas Baterai | Jarak Tempuh WLTP |
|---|---|---|
| Standard Range | 42,2 kWh | 344 km |
| Long Range | 61 kWh | 496 km |
Performa cukup untuk kebutuhan harian
Hyundai membekali Ioniq 3 dengan penggerak roda depan atau FWD. Tenaga maksimumnya mencapai 107,8 kW atau sekitar 147 PS, dengan torsi puncak 250 Nm.
Kecepatan puncaknya tercatat 170 km/jam, sedangkan akselerasi 0-100 km/jam berada di kisaran 9 detik tergantung varian baterai. Kombinasi ini menunjukkan Ioniq 3 tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga tetap disiapkan untuk kebutuhan berkendara harian dan perjalanan luar kota.
Pengisian daya dan fitur V2X
Untuk urusan pengisian ulang, Ioniq 3 sudah mendukung pengisian cepat DC. Hyundai mencantumkan waktu pengisian dari 10 persen ke 80 persen sekitar 29 sampai 30 menit.
Pengisian AC juga tersedia hingga 11 kW sebagai standar, dan pada konfigurasi tertentu dapat mencapai 22 kW. Selain itu, mobil ini telah mendukung fitur Vehicle-to-X atau V2X yang memberi fleksibilitas lebih dalam pemanfaatan daya baterai.
Interior modern dan teknologi digital
Bagian kabin dibuat dengan pendekatan modern dan minimalis. Fokusnya ada pada ekosistem digital yang menjadi salah satu daya tarik utama mobil listrik generasi baru.
Sistem infotainment yang dipakai adalah Pleos Connect berbasis Android Automotive OS, lengkap dengan dukungan pembaruan Over-the-Air atau OTA. Ioniq 3 juga membawa integrasi layanan digital dan navigasi pintar untuk menunjang pengalaman berkendara yang lebih praktis.
Fitur keselamatan dan kepraktisan
Hyundai menyematkan paket Hyundai SmartSense pada Ioniq 3. Daftar fiturnya mencakup berbagai fitur keselamatan aktif, Highway Driving Assist 2, serta Remote Smart Parking Assist.
Dari sisi kepraktisan, kapasitas bagasi utamanya tercatat 322 liter. Ruang tersebut bisa diperluas menjadi total 441 liter berkat kompartemen tambahan di bawah lantai bagasi yang disebut Megabox.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Hyundai ingin memberi keleluasaan bagi konsumen dalam memilih teknologi kendaraan yang paling sesuai. Ia juga menyebut Hyundai menghadirkan pilihan powertrain yang seimbang mulai dari ICE, HEV hingga EV, sambil terus memperkuat industri otomotif nasional melalui produksi kendaraan listrik secara lokal.
Kehadiran Ioniq 3 di GIIAS 2026 pun menjadi penegasan arah elektrifikasi Hyundai di Indonesia. Dengan bodi ringkas, dua pilihan baterai, dan jarak tempuh hingga 496 km, model ini berpeluang menjadi opsi baru yang sangat relevan untuk pasar EV kompak.
Source: otodriver.com






