Ioniq V Dibuat Khusus untuk China, Hyundai Andalkan Kabin Besar dan AI

Author: Redaksi Android62

Hyundai menempatkan Ioniq V sebagai sedan listrik yang dirancang khusus untuk pasar Tiongkok, bukan sekadar adaptasi dari model global. Strategi itu membuat model ini menonjol karena disiapkan dengan pendekatan yang lebih lokal, mulai dari desain, dimensi, hingga teknologi kabin.

Di atas kertas, Ioniq V juga dibekali sejumlah nilai yang cukup menarik perhatian. Sedan listrik ini memiliki tenaga hingga 225 hp dan jarak tempuh sampai 650 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Dimensi besar untuk ruang kabin lebih lega

Hyundai memberi Ioniq V ukuran yang tergolong besar untuk sebuah sedan listrik. Panjangnya mencapai 4.900 mm, lebarnya 1.890 mm, dan jarak sumbu rodanya 2.900 mm.

Dimensi tersebut ikut mendukung ruang duduk yang lebih lapang. Hyundai menyebut ruang kaki di baris pertama mencapai 1.078 mm, sedangkan di baris kedua 1.019 mm.

Desain The Origin yang diarahkan ke efisiensi

Dari sisi tampilan, Ioniq V mengusung bahasa desain baru bernama The Origin. Siluet bodinya dibuat mengalir dengan garis atap yang melandai seperti fastback modern.

Wajah depan tampil futuristis lewat lampu tipis, pintu tanpa bingkai, dan spion bergaya mengambang. Seluruh elemen itu juga diarahkan untuk membantu efisiensi aerodinamika.

Kabin serba digital dengan layar panorama 27 inci

Bagian interior menjadi salah satu daya tarik utama. Hyundai menempatkan layar panorama 4K berukuran 27 inci di dashboard sebagai pusat tampilan kabin.

Layar itu dipadukan dengan head-up display Horizon atau H-HUD untuk menampilkan informasi penting ke bidang pandang pengemudi. Hyundai juga menyematkan audio delapan speaker dengan dukungan Dolby Atmos serta pencahayaan ambient yang bisa disesuaikan.

AI, chipset Qualcomm, dan bantuan berkendara canggih

Hyundai membekali Ioniq V dengan asisten AI berbasis large language model atau LLM yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8295. Sistem ini memungkinkan berbagai fungsi kendaraan dioperasikan lewat perintah suara yang lebih natural dan responsif.

Teknologi pintar itu diperkuat lagi dengan fitur bantuan berkendara canggih hasil kolaborasi dengan perusahaan teknologi Momenta. Kombinasi tersebut membuat Ioniq V diposisikan sebagai sedan listrik yang tidak hanya mengandalkan jarak tempuh, tetapi juga pengalaman berkendara berbasis kecerdasan buatan.

Dengan pendekatan khusus untuk China, Hyundai memperjelas arah baru pengembangan Ioniq V. Model ini disiapkan sebagai salah satu andalan untuk memperkuat posisi merek Korea Selatan itu di pasar kendaraan listrik Tiongkok.

Source: www.liputan6.com
Berita Terbaru