I.League Tegaskan VAR Persiba Vs PSS Tetap Berjalan Normal, Gangguan Hanya di Tayangan

I.League menegaskan bahwa proses penggunaan VAR pada laga Persiba Balikpapan kontra PSS Sleman tetap berjalan normal meski publik sempat dibuat heboh oleh video ruang kontrol yang tampak kosong. Pihak operator kompetisi menyebut masalah yang terlihat di layar bukan berasal dari kerja sistem VAR di lapangan, melainkan dari gangguan pada sisi penayangan.

Sorotan publik muncul setelah cuplikan ruang VAR itu tersebar luas dan memunculkan dugaan bahwa ruang kontrol tidak dioperasikan sebagaimana mestinya. I.League lalu memberikan penjelasan agar persepsi tersebut tidak terus berkembang, sebab visual yang beredar disebut tidak menggambarkan kondisi real-time saat pertandingan berlangsung.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan bahwa seluruh personel pendukung VAR tetap berada di posisinya selama laga di Stadion Batakan, Balikpapan. Ia juga menegaskan tidak ada hambatan dalam proses pengambilan keputusan wasit di lapangan hijau.

“I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Ferry Paulus.

Keterangan itu sekaligus menjadi jawaban atas anggapan yang muncul dari video viral tersebut. Bagi I.League, yang terjadi bukanlah kekosongan ruang VAR, melainkan ketidaksesuaian antara kondisi sebenarnya dan gambar yang diterima penonton.

Gangguan berasal dari sisi penayangan

I.League menjelaskan bahwa sumber masalah ada pada system error di infrastruktur penyiaran pertandingan. Karena gangguan itu, tampilan yang muncul di layar tidak merepresentasikan aktivitas di ruang VAR secara utuh pada saat kejadian.

Ferry Paulus menegaskan, “Terkiat tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya system error pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR.” Pernyataan tersebut menempatkan persoalan di jalur distribusi gambar, bukan pada operasional utama teknologi VAR.

Penjelasan ini penting karena potongan video yang beredar sempat mendorong berbagai tafsir di media sosial. Banyak pihak menyangka ruang kontrol benar-benar tidak diisi petugas, padahal I.League menyatakan aktivitas teknis tetap berlangsung di lokasi pertandingan.

Review pertandingan tetap berjalan sesuai prosedur

Di tengah perhatian terhadap video itu, mekanisme review di lapangan tetap berlangsung melalui komunikasi antara wasit dan tim teknis di ruang kontrol. I.League menyebut alur tersebut tidak keluar dari prosedur yang berlaku dalam pertandingan.

Operator kompetisi juga menekankan bahwa penggunaan teknologi pendukung pertandingan harus dijalankan secara profesional. Dalam keterangannya, I.League menyebut proses VAR harus berlangsung transparan dan akuntabel agar keputusan di lapangan dapat dipertanggungjawabkan.

“Terkiat penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Ferry Paulus. Penegasan ini menunjukkan bahwa fokus I.League bukan hanya meluruskan video yang beredar, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap penerapan VAR.

Publik diminta tidak buru-buru menyimpulkan

I.League turut mengingatkan agar masyarakat tidak langsung menilai suatu kejadian hanya dari potongan video singkat. Cuplikan yang tersebar di media sosial, menurut operator kompetisi, belum tentu memperlihatkan konteks lengkap dari situasi yang sebenarnya.

Karena itu, publik dan pencinta sepak bola diminta merujuk pada kanal informasi resmi untuk memperoleh penjelasan yang akurat. Sikap hati-hati dalam membaca konten viral dinilai penting supaya tidak muncul salah persepsi terhadap kinerja perangkat pertandingan maupun teknologi yang dipakai.

Kasus ini memperlihatkan bahwa gangguan visual dalam tayangan siaran bisa memicu kesan yang keliru, meski proses operasional di stadion tetap berjalan. Dalam konteks penggunaan VAR di sepak bola nasional, klarifikasi dari operator kompetisi menjadi kunci agar informasi yang diterima publik tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Berita Terkait