Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjaga langkah Indonesia di sektor ganda putra China Open 2026. Mereka menundukkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dalam dua gim langsung pada babak 32 besar di Changzhou, Selasa (21/7/2026).
Kemenangan 21-17 dan 21-19 mengantar Sabar/Reza ke babak 16 besar. Hasil itu menjadi penting karena pasangan Indonesia harus menghadapi duel rapat di tengah kondisi lapangan yang berangin.
Skor Pertandingan Sabar/Reza
| Gim | Sabar/Reza | Chia/Tai | Hasil |
|---|---|---|---|
| Pertama | 21 | 17 | Menang |
| Kedua | 21 | 19 | Menang |
Selisih poin pada dua gim memperlihatkan pertandingan yang tidak berjalan mudah bagi Sabar/Reza. Chia/Tai mampu memberi tekanan dan beberapa kali memaksa wakil Indonesia bekerja keras untuk mencari celah.
Sabar/Reza tetap tidak kehilangan gim dalam laga pembuka tersebut. Konsistensi menjaga keunggulan pada momen-momen akhir menjadi faktor yang membawa mereka mengamankan tiket ke putaran berikutnya.
Kontrol Ritme Menjadi Kunci
Sabar menyebut kondisi lapangan menjadi perhatian sejak awal pertandingan. Angin membuat pasangan Indonesia harus lebih cermat dalam mengatur pukulan dan menjaga kendali permainan.
Dalam keterangan resmi PBSI, Sabar mengatakan, “Pastinya bersyukur bisa menang di babak pertama ini. Dengan kondisi lapangan yang berangin plus pasangan duo Aaron yang baru dipasangkan ini kami memang harus waspada dari awal.”
Pasangan Malaysia datang dengan kombinasi baru, tetapi memiliki kemampuan individu yang tidak bisa diabaikan. Situasi itu membuat Sabar/Reza memilih bermain menekan sejak reli-reli awal.
Menurut Sabar, inisiatif permainan diperlukan agar peluang meraih poin tetap terbuka. Ia menjelaskan bahwa pasangan Indonesia berusaha tidak membiarkan lawan menguasai arah pertandingan.
“Kami coba untuk terus mengontrol pertandingan, terus menekan, mendahului depan untuk lebih berpeluang mendapat poin,” kata Sabar. Pola tersebut membantu mereka merebut gim pertama sebelum kembali menghadapi persaingan ketat pada gim kedua.
Pertahanan Malaysia Menyulitkan
Reza menilai kualitas Aaron Chia dan Aaron Tai membuat pertandingan berlangsung ketat. Aaron Chia dikenal memiliki kemampuan yang kuat, sedangkan Aaron Tai disebut sebagai pemain muda dengan bakat bagus.
Pertahanan Chia/Tai pun beberapa kali membuat serangan Sabar/Reza tidak mudah menghasilkan angka. Reza mengatakan pasangan Indonesia sempat kesulitan membongkar rapatnya permainan lawan.
“Tadi beberapa kali kami juga sulit menembus pertahanan mereka,” ujar Reza seperti dikutip Beritasatu. Namun, Sabar/Reza mampu mempertahankan tekanan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-19.
Kondisi Reza Terus Dipantau
Selain menghadapi tantangan teknis di lapangan, Sabar/Reza juga memantau kondisi fisik Reza menjelang babak 16 besar. Reza mengatakan punggungnya masih sedikit terasa, meski kondisinya telah membaik sekitar 80 persen setelah beberapa kali menjalani treatment.
Ia merasakan perkembangan dibandingkan ketika tampil di Japan Open. Reza berharap pemulihannya terus berjalan baik agar dapat tampil lebih maksimal pada laga berikutnya.
“Hari ini saya merasa lebih baik dibandingkan saat bermain di Japan Open. Semoga lusa dan babak-babak selanjutnya bisa semakin membaik sehingga saya bisa tampil lebih maksimal,” ujar Reza.
Langkah ke babak 16 besar memberi Sabar/Reza kesempatan melanjutkan perjuangan di China Open 2026. Kemampuan menjaga ritme permainan dan perkembangan kondisi punggung Reza akan menjadi perhatian pada pertandingan selanjutnya.
Source: www.beritasatu.com






